TINTAINFORMASI.COM, PESAWARAN – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengolahan gula merah milik Yudi Hartono di Desa Paguyuban, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, menjadi salah satu usaha yang berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Keberadaan usaha tersebut mendapat apresiasi dari para pekerja yang merasakan manfaat langsung dari aktivitas produksi gula merah tersebut.
Hendra, salah seorang pekerja, mengaku bersyukur dapat bekerja di lokasi yang dekat dengan tempat tinggalnya sehingga dapat menghemat biaya transportasi sekaligus memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Saya sangat bersyukur bisa bekerja di sini. Selain tidak menganggur, lokasinya juga dekat dengan rumah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya bensin yang besar,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Hal senada disampaikan Yuni, pekerja lainnya, yang mengaku pendapatannya ikut bertambah sejak bekerja di usaha pengolahan gula merah tersebut.
“Alhamdulillah, dengan bekerja di sini kami sangat terbantu karena bisa menambah penghasilan keluarga,” katanya.
Pemilik usaha, Yudi Hartono, menjelaskan bahwa seluruh tenaga kerja yang dipekerjakan merupakan masyarakat sekitar Desa Paguyuban. Menurutnya, proses produksi gula merah dilakukan berdasarkan jumlah pesanan yang diterima sehingga hasil produksi langsung didistribusikan kepada pemesan.
“Kami tidak menjual secara eceran. Seluruh proses produksi dilakukan sesuai dengan pesanan yang masuk,” jelas Yudi.
Sementara itu, Kepala Desa Paguyuban Sigit Firmansyah menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan UMKM pengolahan gula merah yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di Desa.
“Alhamdulillah, Pemerintah Desa sangat mendukung UMKM seperti usaha gula merah ini. Selain membantu mengurangi pengangguran karena pekerjanya merupakan warga sekitar, usaha ini juga mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha maupun para pekerjanya. Seluruh perizinan, termasuk izin lingkungan, juga sudah lengkap,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memberikan dukungan lebih lanjut kepada para pelaku UMKM di Desa Paguyuban agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan mampu bersaing dengan UMKM di wilayah lainnya.
“Kami berharap ada perhatian dan dukungan dari pemerintah sehingga UMKM di Desa Paguyuban semakin maju, berkembang, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Sigit Firmansyah.
(Sur/Emil)

