Scroll untuk baca artikel
Banner Top Up Produk Digital
BeritaNasional

Gubernur Lemhannas RI Tutup PPNK Angkatan 73, Siapkan Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas

59
×

Gubernur Lemhannas RI Tutup PPNK Angkatan 73, Siapkan Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lemhannas RI Tutup PPNK Angkatan 73, Siapkan Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas

TINTA INFORMASI, JAKARTA — Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI resmi ditutup setelah diikuti 100 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari birokrat, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi profesi, hingga unsur TNI dan Polri.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita, Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045” tersebut sebelumnya dibuka pada 10 Agustus 2026 di Lemhannas RI. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (18/8/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya pada acara penutupan, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., mengatakan PPNK menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia di tengah dinamika global dan perkembangan lingkungan strategis yang turut memengaruhi ketahanan nasional.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mampu menjadi teladan serta pribadi yang mandiri dengan mengimplementasikan pengetahuan dan nilai-nilai kebangsaan yang diperoleh selama program ke dalam tugas, profesi, maupun kehidupan bermasyarakat.

“Kami berpesan agar menjadi teladan dan mandiri, selalu menerapkan pengetahuan dan nilai-nilai kebangsaan ke dalam tugas, profesi, dan kehidupan bermasyarakat serta menjadi agen perubahan. Sebarkan terus pemahaman yang benar tentang kebangsaan, bangun inisiatif lokal yang memperkuat ketahanan komunitas, dan berkontribusilah demi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ace Hasan.

Baca juga:  Pemdes Tanjung Rejo Margo Tabir Kabupaten Merangin Realisasikan Pembelian Ambulance Melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025

Ia berharap seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PPNK dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Semoga apa yang telah diperoleh menjadi modal berharga, semangat penggerak, serta fondasi kokoh yang membawa kita semua menuju masa depan Indonesia yang gemilang,” tambahnya.

PPNK Angkatan 73 Dinilai Punya Kesan Khusus

Sementara itu, salah satu peserta PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI, Megy Aidillova, ST., mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam program tersebut memberikan pengalaman yang sangat berkesan.

Saat ditemui awak media dalam diskusi santai, Selasa (25/8/2026), Megy menyebut PPNK Angkatan 73 terasa istimewa karena rangkaian kegiatannya bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, kami telah selesai melaksanakan PPNK Angkatan 73 dengan baik. PPNK Angkatan 73 ini sangat spesial karena berbarengan dengan peringatan puncak HUT RI ke-81. Kami memperingatinya melalui upacara bersama pimpinan Lemhannas RI dan jajaran. Suatu suasana yang langka dari biasanya,” tutur Megy dengan penuh haru.

Menurut Megy, selama mengikuti PPNK, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan berbagai narasumber, panelis, pimpinan, maupun instruktur Lemhannas RI.

Baca juga:  Mengejutkan! 9 Sekolah Kedinasan Ini Sepi Peminat Meski Kuliah Gratis dan Lulus Jadi PNS, Ini Daftarnya!

Berbagai pembahasan yang diterima peserta mencakup isu-isu strategis yang berkaitan dengan masa depan bangsa, mulai dari perubahan geopolitik, penguatan sistem ketahanan nasional, pemberdayaan sumber daya manusia, hingga pentingnya etika dan integritas dalam penyelenggaraan negara.

ADVERTISEMENT

“Kami begitu banyak berdiskusi, baik dengan narasumber, panelis, pimpinan, instruktur di Lemhannas RI, maupun antar kelompok. Kami saling berbagi pengalaman dan memperkaya wawasan mengenai berbagai aspek yang menentukan masa depan bangsa,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu pengalaman yang paling membekas adalah kegiatan outbound dan api unggun. Menurutnya, kedua kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian program, tetapi juga semakin memperkuat rasa kebersamaan antarpeserta.

“Hal yang paling berkesan bagi kami adalah pada saat outbound dan api unggun. Di sana makin terbangun rasa solidaritas dan soliditas dalam membangun tim,” ungkap Megy.

ADVERTISEMENT

Megy, yang merupakan putra Minang asal Nagari Kapau, Kabupaten Agam, juga menyampaikan harapannya agar nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti program tidak berhenti sebagai pengetahuan semata.

Menurut Megy, inti terpenting dari keikutsertaan dalam PPNK adalah bagaimana nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Baca juga:  Keprotokolan Dibangun Berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan

“Yang terpenting dalam kegiatan kami adalah bagaimana nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat konsensus dasar bangsa dapat kami implementasikan untuk mewujudkan kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta mampu membawa semangat tersebut ke lingkungan masing-masing dan memberikan manfaat nyata melalui bidang pengabdian yang dijalani.

“Semoga apa yang telah kami dapatkan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, minimal di tempat kami melakukan pengabdian,” ujar Megy, yang merupakan perwakilan organisasi GMMP sekaligus alumni Resimen Mahasiswa.

Seluruh peserta PPNK Angkatan 73 yang dinyatakan memenuhi persyaratan mendapatkan sertifikat yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Lemhannas RI.

Selain sertifikat, peserta juga menerima PIN Lemhannas RI. Pemasangan PIN secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Lemhannas RI dalam rangkaian acara penutupan.

Sebanyak 100 peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian PPNK Angkatan 73 tersebut selanjutnya akan bergabung dalam IKABNAS atau IKAL Lemhannas RI. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperluas jejaring kebangsaan sekaligus memperkuat kontribusi masyarakat dalam mewujudkan ketahanan nasional dan cita-cita Indonesia Emas 2045. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™