TINTA INFORMASI, Bandar Lampung – Peresmian Kantor Laskar Lampung Indonesia (LLI) dan HAM Bebay Lampung menjadi momentum untuk menegaskan komitmen menjaga budaya Lampung sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya alam yang lebih berpihak kepada masyarakat. Acara yang berlangsung pada Jumat (14/8/2026) itu dihadiri sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Lampung Indonesia, Ir. Nerozely Agung Putra, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mempertahankan identitas budaya daerah.
“Generasi penerus Lampung wajib melestarikan adat istiadat dan budaya Lampung agar tidak hilang ditelan zaman. Itu adalah jati diri yang tak boleh ditinggalkan,” ujarnya.
Menurutnya, LLI dibentuk sebagai wadah pemersatu putra-putri Lampung yang ingin memperjuangkan kepentingan daerah dengan tetap berlandaskan nilai-nilai adat dan budaya.
“Kami berdiri bukan untuk kepentingan kelompok semata, melainkan untuk Lampung. Laskar Lampung Indonesia akan menjadi garda terdepan dalam menjaga harkat dan martabat masyarakat, mengawal pengelolaan sumber daya alam, serta mempererat persaudaraan antar elemen masyarakat di Bumi Ruwa Jurai,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina LLI, Irjen Pol. (Purn.) Dr. H. Ike Edwin, S.Ik., SH., MH., mengajak organisasi kemasyarakatan untuk lebih berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Ia menyebut, saat ini terdapat sekitar 200 organisasi kemasyarakatan yang beraktivitas di Lampung. Menurutnya, keberadaan ormas seharusnya diiringi dengan karya dan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Tercatat tak kurang dari 200 ormas beraktivitas di Lampung. Pertanyaannya, apa yang telah diperbuat untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat?” ujarnya.
Ike Edwin juga menyoroti potensi besar sumber daya alam Lampung yang dinilainya belum sepenuhnya memberikan manfaat secara adil bagi masyarakat.
Peresmian kantor tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi, di antaranya Ketua Umum PWDPI M. Nurullah RS, Bendahara Umum PWDPI Rosita Gosi, Ketua Umum KAIM H. Nuryadin, SH, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Johan Nasri, SE., MH., Ketua Umum GANMN, Ketua Pekat Lampung, Ketua Umum KIS, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai tokoh organisasi itu menjadi simbol kebersamaan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Lampung. Melalui peresmian tersebut, LLI dan HAM Bebay Lampung menyatakan komitmennya untuk menjadi wadah yang menjaga adat istiadat, memperjuangkan hak-hak masyarakat, serta mengawal pengelolaan kekayaan alam Lampung agar berlangsung secara adil dan berkelanjutan. (rls)
