Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerah

Abu Vulkanik Anak Krakatau Melanda Pematang Sawa, 1.650 Masker Dibagikan

46
×

Abu Vulkanik Anak Krakatau Melanda Pematang Sawa, 1.650 Masker Dibagikan

Sebarkan artikel ini
Abu Vulkanik Anak Krakatau Melanda Pematang Sawa, 1.650 Masker Dibagikan

TINTA INFORMASI, TANGGAMUS – Hujan abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau melanda sejumlah wilayah Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Merespons kondisi tersebut, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menginstruksikan jajaran pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Instruksi disampaikan melalui Kabag Prokopim Hendra Ferry kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya BPBD Kabupaten Tanggamus, Dinas Kesehatan, serta Camat Pematang Sawa.

Jajaran terkait diminta bergerak cepat melakukan pemantauan sekaligus penanganan di wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik.

Bupati juga meminta pemerintah daerah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar sementara waktu mengurangi aktivitas di luar rumah, tetap tenang dan siaga, serta mengikuti perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sebagai langkah antisipasi, kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak untuk sementara diminta diliburkan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah kehati-hatian untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik, khususnya terhadap anak-anak.

BPBD Tanggamus juga diminta terus berkoordinasi dengan BMKG Stasiun Kalianda dan instansi terkait guna memantau perkembangan cuaca serta potensi dampak erupsi secara berkelanjutan.

Baca juga:  Mukhlis Basri Minta Warga Lampung Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau

Sementara itu, Dinas Kesehatan Tanggamus memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak dengan menyiapkan pos pelayanan kesehatan. Bidan desa dan tenaga kesehatan dikerahkan untuk membuka posko, membagikan masker, serta menyediakan obat-obatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Abu Vulkanik Mulai Turun Sejak Pagi

Hujan abu mulai dirasakan masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB. Abu dilaporkan cukup tebal dan disertai gempa kecil yang terjadi berulang kali.

Kondisi tersebut terpantau di sejumlah wilayah kerja UPTD Puskesmas Martanda. Hujan abu juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Pematang Sawa, termasuk Pulung Bayang dan Cukupala di kawasan Pulau Tabuan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tanggamus, Hendarman Wahid, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.

“Masyarakat kami imbau tetap waspada dan mempercayai informasi yang berasal dari sumber resmi, seperti BPBD Kabupaten Tanggamus, BMKG dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus,” kata Hendarman.

ADVERTISEMENT

Masyarakat, terutama anak-anak, juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan masker untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Baca juga:  ‎Kemenag Kecolongan: Penyelewengan Anggaran MAN 1 Kota Agung Tembus Miliaran Rupiah‎

“Jaga kesehatan dan lindungi diri kita masing-masing. Tetap waspada terhadap perkembangan situasi,” ujarnya.

Puskesmas Bergerak, 1.650 Masker Dibagikan

Respons cepat dilakukan Kepala UPTD Puskesmas Martanda Diana dengan mengerahkan bidan desa dan perawat ke sejumlah titik terdampak.

ADVERTISEMENT

Di Pekon Tirom Jaya, sebanyak 250 masker dibagikan kepada masyarakat, disertai penyediaan obat Intunal dan CTM.

Sementara di Pekon Way Asahan melalui Pustu Way Asahan, petugas membagikan 200 masker serta menyiapkan Intunal dan vitamin.

Di Karang Brak, sebanyak 250 masker disalurkan melalui Poskesdes Tirom Awi dengan dukungan obat Intunal dan Salbutamol.

Di Pekon Martanda, petugas membagikan 150 masker kepada warga dan lingkungan SD Negeri 1 Martanda. Pada titik pelayanan lainnya di pekon yang sama, kembali dibagikan 300 masker disertai Salbutamol dan vitamin.

Selanjutnya, sebanyak 300 masker dibagikan kepada masyarakat di Kaur Gading dengan dukungan obat Intunal, vitamin, dan CTM.

Di Tampang Tua, petugas membagikan 200 masker serta menyiapkan Intunal, CTM, dan vitamin.

Sedangkan di Tampang Muda, sebanyak 250 masker dibagikan melalui Balai Pekon Tampang Muda, disertai obat Intunal dan vitamin.

Baca juga:  Polsek Pugung Tindak Lanjuti Informasi Dugaan Pungli di Perbatasan Binjai Wangi-Tanjung Kemala

Dengan demikian, sedikitnya 1.650 masker telah didistribusikan di sejumlah titik pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi Menerus

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk periode pengamatan 5 September 2026 pukul 00.00–06.00 WIB, aktivitas erupsi masih berlangsung menerus sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB.

Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga. Dalam laporan pengamatan juga tercatat fenomena lava fountain atau semburan lava pijar yang teramati pada malam hari.

Dentuman dan suara gemuruh dilaporkan terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Pasauran.

PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau serta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama BPBD, Dinas Kesehatan, jajaran kecamatan, dan tenaga kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di wilayah terdampak.

Masyarakat diimbau tidak panik, tetap siaga, membatasi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker ketika berada di luar ruangan, serta mengutamakan informasi dari kanal resmi pemerintah dan lembaga berwenang. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™