Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerah

Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Dibangun, Harapan Baru Petani Baturaja Pesawaran

29
×

Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Dibangun, Harapan Baru Petani Baturaja Pesawaran

Sebarkan artikel ini
Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Dibangun, Harapan Baru Petani Baturaja Pesawaran

TINTA INFORMASI, PESAWARAN – Harapan masyarakat Desa Baturaja, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, untuk memiliki akses penghubung yang lebih aman mulai menemukan titik terang. Kodam XXI/Raden Inten resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII melalui kegiatan ground breaking yang digelar Rabu (9/9/2026).

Jembatan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 35 meter dan diproyeksikan membuka akses bagi masyarakat menuju sekitar 40 hektare lahan pertanian. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah aktivitas warga, khususnya petani dalam mengangkut hasil panen dan menjalankan kegiatan perkebunan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Kegiatan ground breaking diawali dengan zoom meeting yang dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di Kabupaten Lampung Tengah.

Mewakili Dandim 0421/Lampung Selatan, Danramil Kedondong Kapten Inf. Oyong Liza mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk kehadiran TNI Angkatan Darat dalam membantu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, akses menuju kawasan pertanian selama ini masih menjadi tantangan bagi warga. Kondisi jembatan yang digunakan sebelumnya dinilai cukup berisiko, terutama ketika masyarakat harus membawa hasil komoditas pertanian.

Baca juga:  Harapan Masyarakat Terwujud Jalan Rusak Menjadi Mulus, Ruas Jalan Kemukus-Lebung Nala kec Ketapang

“Alhamdulillah, melalui program ini masyarakat mendapatkan akses yang lebih baik. Mudah-mudahan ke depan jembatan dan akses jalannya dapat terus dikembangkan sehingga semakin mendukung mobilisasi hasil panen masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, jembatan baru tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk kendaraan roda dua yang digunakan untuk membawa hasil pertanian.

Tidak berhenti pada pembangunan jembatan, terdapat pula harapan agar akses tersebut dapat dikembangkan secara bertahap, termasuk peningkatan konstruksi serta pembukaan akses jalan yang dapat menghubungkan kawasan tersebut hingga menuju wilayah Gunung Rejo.

Pembangunan jembatan tersebut mengusung tema “TNI AD Hadir untuk Rakyat”, dengan sasaran utama memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di wilayah pedesaan.

Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 0421/Lampung Selatan, yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Atas nama pribadi, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pesawaran, saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0421/Lampung Selatan, yang telah menjadi inisiator pembangunan jembatan ini,” ujar Antonius.

Baca juga:  Warga Tanggamus, Penderita Pecah Pembuluh Darah Dibagian Otak Butuh Uluran Tangan

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menyentuh masyarakat hingga tingkat desa.

ADVERTISEMENT

Antonius menilai keberadaan jembatan memiliki arti strategis bagi masyarakat Baturaja. Selain memperlancar mobilitas, akses tersebut diharapkan mampu menekan hambatan dalam distribusi hasil pertanian dan pada akhirnya ikut menggerakkan perekonomian desa.

“Jembatan ini memiliki arti yang sangat strategis. Kehadirannya akan membuat mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman dan cepat. Para petani juga akan lebih mudah membawa hasil bumi sehingga roda perekonomian desa dapat bergerak lebih cepat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah desa dan masyarakat diminta ikut menjaga infrastruktur tersebut setelah selesai dan mulai dimanfaatkan.

ADVERTISEMENT

“Setelah dibangun nanti tolong dirawat, jangan digunakan melebihi kapasitas. Kita ingin jembatan ini dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain kegiatan ground breaking, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan tali asih secara simbolis kepada 20 penerima manfaat.

Baca juga:  Triga Lampung Akan Gelar Aksi, Mendesak Reformasi Total para pejabat Bank Lampung

Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Kedondong AKP Bambang Priantoro, S.E., anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Rudiyanto, S.E. dan Rudi Ardiansyah, S.E., perwakilan Kejaksaan Negeri Pesawaran, Asisten Administrasi dan Umum Rohana Sri Hartati, S.Sos., M.M., Plt. Kepala Dinas Kominfotiksan M. Ardhiansyah Putra Agung, S.E., M.M., Plt. Kepala Dinas PUPR, Camat Way Lima, para kepala desa, serta masyarakat setempat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™