Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerahTNI

Pangdam II Sriwijaya Tekankan Pencegahan Karhutla di OKI dan Ogan Ilir

42
×

Pangdam II Sriwijaya Tekankan Pencegahan Karhutla di OKI dan Ogan Ilir

Sebarkan artikel ini
Pangdam II Sriwijaya Tekankan Pencegahan Karhutla di OKI dan Ogan Ilir

OKI, TINTA INFORMASI — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius dalam pertemuan lintas sektor yang digelar di Aula Kodim 0402 OKI/OI, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan tersebut melibatkan jajaran Kodam II/Sriwijaya, Korem 044/Garuda Dempo, Kodim 0402/OKI-OI, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepala desa, hingga tokoh masyarakat.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menekankan pentingnya memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla secara terpadu, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.

Menurutnya, seluruh pihak perlu meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Termasuk di antaranya perusahaan yang menjalankan kegiatan operasional di wilayah rawan karhutla.

Pengawasan juga perlu diarahkan terhadap pihak yang diduga melanggar ketentuan. Apabila ditemukan perusahaan atau pihak tertentu yang tidak menjalankan kewajiban maupun tidak memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah operasionalnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Baca juga:  Izin Operasional Dicabut! 9 Kampus Swasta Bakal Ditutup, Simak Penyebabnya

Perkuat Koordinasi di Tingkat Desa

Pencegahan karhutla juga harus dimulai dari tingkat pemerintahan desa. Karena itu, kepala desa diminta memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan yang berada di lapangan.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat segera dilibatkan apabila masyarakat maupun pemerintah desa menemukan potensi kebakaran atau aktivitas yang berisiko memicu karhutla.

Langkah cepat tersebut menjadi semakin penting apabila kebakaran terjadi berulang di lokasi yang sama. Pola kejadian semacam itu perlu ditelusuri untuk mengetahui penyebabnya sehingga kebakaran tidak terus berulang setiap tahun.

Sementara itu, Dandim 0402 OKI/OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., bersama jajaran terkait turut mengikuti pertemuan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari penguatan koordinasi menghadapi potensi karhutla di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir.

Dari jajaran Korem 044/Garuda Dempo, kegiatan tersebut juga diikuti unsur pimpinan Korem di bawah komando Brigjen TNI Khabib Mahfud.

Selain unsur TNI, pertemuan melibatkan pemerintah daerah, termasuk wakil bupati, BPBD, kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Baca juga:  Dakwaan JPU Dinilai Janggal: Kuasa Hukum Oknum LSM OTT RSUDAM Lampung Ajukan Eksepsi

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. Karena itu, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Dengan koordinasi yang berjalan sejak tahap awal, setiap potensi kebakaran diharapkan dapat segera terdeteksi dan ditangani sebelum meluas.

Di sisi lain, apabila ditemukan dugaan pelanggaran, termasuk aktivitas perusahaan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, instansi terkait perlu melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah sesuai tugas serta kewenangannya.

Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk menekan risiko meluasnya karhutla di Sumatera Selatan. Khususnya di wilayah OKI dan Ogan Ilir, koordinasi yang lebih kuat diharapkan mampu mencegah peningkatan kasus sekaligus mengantisipasi kebakaran berulang di lokasi yang sama. (abs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™