Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerahKesehatan

Direktur RSUDAM Lukman Pura Tekankan Pembenahan Layanan dan Pemulihan Kepercayaan Publik

25
×

Direktur RSUDAM Lukman Pura Tekankan Pembenahan Layanan dan Pemulihan Kepercayaan Publik

Sebarkan artikel ini
Direktur RSUDAM Lukman Pura Tekankan Pembenahan Layanan dan Pemulihan Kepercayaan Publik

TINTA INFORMASI | BANDAR LAMPUNG – Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembenahan pelayanan sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung tersebut.

Komitmen itu disampaikan Lukman saat memimpin apel Senin perdana bersama jajaran pegawai RSUDAM di Bandar Lampung, Senin (12/10/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam arahannya, Lukman menegaskan bahwa percepatan pembenahan rumah sakit membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. Mulai dari tenaga kesehatan, pelaksana teknis, hingga jajaran manajerial harus bergerak dalam satu arah untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Menurutnya, pembenahan tidak cukup hanya dilakukan melalui perbaikan sistem dan manajemen. Lebih dari itu, rumah sakit juga membutuhkan solidaritas antarpegawai serta peningkatan mutu pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Remunerasi dan Tata Kelola Menjadi Prioritas

Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama adalah revitalisasi tata kelola serta tim remunerasi RSUDAM.

Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan sistem remunerasi berjalan secara lebih transparan, akuntabel, dan adil bagi seluruh pegawai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga:  Kabid Humas Polda Lampung Jadi Inspektur Upacara HUT RI Ke-80 di SLB Negeri PKK: Kemerdekaan untuk Semua

Dalam arahannya, Lukman menyampaikan bahwa remunerasi dijadwalkan segera dikeluarkan pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Selain remunerasi, RSUDAM juga akan memperkuat Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS). Penguatan sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan integrasi data antarunit sehingga pelayanan, administrasi, dan proses pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih efektif serta akuntabel.

Pembenahan juga menyasar Instalasi Jaminan Kesehatan Pelayanan, terutama pada proses grouping, coding, dan administrasi klaim jaminan kesehatan.

Perbaikan pada aspek tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan dan kelengkapan dokumen sekaligus memperkuat efektivitas pengelolaan klaim pelayanan kesehatan.

Benahi Tata Kelola Farmasi

Di bidang kefarmasian, Lukman menekankan pentingnya pembenahan tata kelola Instalasi Farmasi di seluruh depo RSUDAM.

Pembenahan tersebut mencakup peningkatan ketertiban administrasi, ketersediaan obat, efektivitas distribusi, serta peningkatan mutu pelayanan kefarmasian kepada pasien.

Menurut Lukman, seluruh pembenahan tersebut harus berjalan beriringan dengan penguatan solidaritas dan sinergi lintas unit.

Kolaborasi yang baik dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan produktivitas pegawai, menjaga kualitas pelayanan, serta membangun kembali kepercayaan pasien terhadap RSUDAM.

Baca juga:  Kilas Balik Pewarta Foto Indonesia Sebagai Pelopor dan Penjaga Integritas Jurnalistik Visual

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan diharapkan dapat mendorong kenaikan kunjungan pasien dan pendapatan rumah sakit. Dengan demikian, rumah sakit memiliki dukungan yang lebih kuat untuk menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

Perbaikan Infrastruktur dan Pengalaman Pasien

Pembenahan RSUDAM juga diarahkan pada pemulihan citra dan kepercayaan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, perbaikan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi pelayanan, tata kelola, infrastruktur, maupun komunikasi kepada publik.

Lukman juga menyoroti pentingnya memberikan dukungan kepada seluruh tenaga kesehatan. Kekompakan, solidaritas, dan semangat kerja perlu terus dijaga agar tercipta lingkungan kerja yang kondusif.

Dengan kondisi kerja yang baik, tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan secara optimal kepada pasien.

Sementara itu, perbaikan infrastruktur menjadi bagian lain dari agenda pembenahan. Fokusnya mencakup pintu masuk rumah sakit, Instalasi Gawat Darurat (IGD), layanan rawat jalan, hingga rawat inap.

Menurut Lukman, area dan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk pengalaman awal masyarakat ketika mengakses layanan rumah sakit.

Baca juga:  Kota Jambi, Kembangkan 11 Kawasan Ekonomi Kreatif

Karena itu, pembenahan tidak hanya diarahkan pada kondisi fisik fasilitas, tetapi juga mencakup kejelasan alur pelayanan, kemudahan memperoleh informasi, akses pasien, serta peningkatan pengalaman masyarakat sejak pertama kali datang hingga mendapatkan pelayanan.

Satukan Langkah untuk Perubahan RSUDAM

Melalui berbagai agenda tersebut, Lukman mengajak seluruh civitas hospitalis RSUDAM untuk memperkuat fondasi tata kelola rumah sakit yang profesional.

Selain meningkatkan efektivitas pelayanan, jajaran rumah sakit juga didorong mengoptimalkan pengelolaan pendapatan serta membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang konsisten dan berkualitas.

Apel Senin perdana tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran RSUDAM untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen pembenahan.

Dengan kolaborasi seluruh unsur rumah sakit, berbagai agenda perbaikan diharapkan dapat menghasilkan perubahan nyata dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Provinsi Lampung. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™