TINTA INFORMASI, LAMPUNG – Ratusan jemaah dari Kecamatan Ketapang maupun berbagai daerah di luar Lampung Selatan memadati Masjid Jami Nurul Huda, Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (30/6/2026). Mereka menghadiri peringatan Haul ke-143 Habib Ali bin Alwi Al-Idrus yang dirangkaikan dengan Dzikir Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung khidmat dengan lantunan zikir dan selawat yang menggema di dalam masjid.
Haul merupakan tradisi keagamaan yang rutin dilaksanakan untuk mengenang hari wafat para ulama, habaib, maupun tokoh agama. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memohon keberkahan kepada Allah SWT.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Panitia KH M. Yunus Z, Kepala Desa Ketapang Hamsin, para kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus majelis taklim, serta masyarakat setempat.
Ketua Panitia, KH M. Yunus Z, mengatakan bahwa peringatan Haul Habib Ali bin Alwi Al-Idrus telah menjadi agenda tahunan yang selalu dilaksanakan setiap bulan Muharam.
“Alhamdulillah, pada hari ini kita kembali memperingati Haul Habib Ali bin Alwi Al-Idrus yang ke-143 sekaligus menggelar Dzikir Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap bulan Muharam,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian jemaah membawa botol berisi air putih sebagai bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan kepada Allah SWT.
“Air putih yang dibawa jemaah merupakan bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan kepada Allah SWT. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan pada tahun-tahun mendatang jumlah jemaah semakin banyak serta pelaksanaannya semakin semarak,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang keturunan Habib Ali bin Alwi Al-Idrus, Habib Husin bin Abdul Rahman asal Lampung Timur, turut menghadiri acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Ketapang yang terus menjaga tradisi haul hingga tetap berlangsung meriah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Ketapang. Saya merasa bangga melihat peringatan haul dan Dzikir Akbar ini dapat terlaksana dengan sangat baik dan dihadiri begitu banyak jemaah. Semoga tradisi ini terus terjaga dari generasi ke generasi,” tuturnya. (rs/red)

