Banner Top Up Produk Digital
BeritaEkonomiTanggamus

Gerakan Pangan Murah di Tanggamus, Stok Ludes Diserbu Warga dalam Dua Jam

61
×

Gerakan Pangan Murah di Tanggamus, Stok Ludes Diserbu Warga dalam Dua Jam

Sebarkan artikel ini
Gerakan Pangan Murah di Tanggamus Ludes Diserbu Warga dalam Dua Jam

TINTA INFORMASI, Lampung – Ribuan kilogram beras, minyak goreng, gula, dan telur ludes diserbu warga hanya dalam waktu sekitar dua jam saat Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Kotaagung, Jumat (31/7/2026). Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan.

Sejak pagi, warga telah memadati lokasi kegiatan. Mereka mengantre secara tertib untuk mendapatkan beras SPHP, minyak goreng Minyakita, gula pasir, dan telur ayam yang dijual di bawah harga pasar. Petugas dari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama instansi terkait tampak melayani pembelian sekaligus mengatur antrean agar kegiatan berlangsung tertib.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyediakan 2.000 kilogram beras SPHP, 1.200 liter minyak goreng Minyakita, 100 kilogram gula pasir Manis Kita, dan 100 kilogram telur ayam.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Tanggamus, Andi Dermawan, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca juga:  Disambut Tarian Adat Lampung dan Polisi Cilik, AKBP Rivanda Jejakkan Kaki Perdana di Polres Tanggamus

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Tanggamus,” ujar Andi.

Dalam GPM tersebut, beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp58.000 per kemasan dengan pembelian maksimal dua kemasan. Minyak goreng Minyakita dijual Rp15.500 per liter dengan batas pembelian dua liter. Sementara gula pasir Manis Kita dijual Rp17.500 per kilogram dengan maksimal satu kilogram, dan telur ayam dijual Rp25.000 per kilogram dengan batas pembelian dua kilogram.

Andi berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, khususnya oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanggamus, Hendra Wijaya, mengapresiasi dukungan Perum Bulog Lampung yang telah memasok komoditas pangan dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Bulog Lampung yang telah mendukung dan menyiapkan beras, gula, serta Minyakita. Alhamdulillah, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Pasar Kotaagung mendapat sambutan luar biasa. Dalam waktu sekitar dua jam seluruh kebutuhan pokok yang disediakan habis terjual,” kata Hendra.

Ia menilai tingginya animo masyarakat menjadi indikator bahwa program stabilisasi harga pangan masih sangat dibutuhkan, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Gerakan Pangan Murah tersebut dihadiri Kepala Diskoperindag Tanggamus Andi Dermawan mewakili Bupati Tanggamus, Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, Kasat Pol PP Ricardo Putra Yasa, Kabag Ekonomi dan Pembangunan Evi Silvia, Kabid Perdagangan Syaifudin Juhri, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan Gerakan Pangan Murah akan terus menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah melalui upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Program ini juga diharapkan mampu mempertahankan daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap aman dan mudah dijangkau masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™