Scroll untuk baca artikel
Banner Top Up Produk Digital
BeritaOpiniPolitik

Haji Turijo Maju sebagai Calon Kades Kota Baru, Usung Visi Desa Agamis, Mandiri dan Maju

56
×

Haji Turijo Maju sebagai Calon Kades Kota Baru, Usung Visi Desa Agamis, Mandiri dan Maju

Sebarkan artikel ini
Haji Turijo Maju sebagai Calon Kades Kota Baru, Usung Visi Desa Agamis, Mandiri dan Maju

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG TENGAH – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kota Baru, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada 26 November 2026 untuk periode 2027-2034, mulai memunculkan geliat politik di tengah masyarakat.

Salah satu nama yang menyatakan diri maju dalam kontestasi tersebut adalah Haji Turijo. Ia membawa sejumlah gagasan pembangunan yang diarahkan untuk mendorong Desa Kota Baru menjadi desa yang lebih mandiri, aman, tertib, transparan, serta memiliki daya saing ekonomi.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam pencalonannya, Haji Turijo menempatkan aspirasi masyarakat sebagai salah satu pijakan utama dalam menyusun program kerja. Ia menilai pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan keputusan pemerintah desa, tetapi harus disusun melalui proses partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Menurutnya, forum seperti Musyawarah Dusun (Musdus), Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), hingga penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) harus benar-benar menjadi ruang untuk menggali persoalan dan potensi yang dimiliki Desa Kota Baru.

“Pembangunan desa harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Apa yang menjadi persoalan di bawah harus menjadi perhatian dalam penyusunan program,” demikian semangat yang diusung dalam pencalonannya.

Baca juga:  Diduga Asal-asalan, Proyek TPT Jalan Provinsi Ruas Pringsewu-Kalirejo Minim Transparansi

Haji Turijo juga menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang solid antara kepala desa, aparatur pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh elemen masyarakat.

Ia menyatakan siap menjalankan kepemimpinan secara bijak dan tegas dalam mengambil keputusan, namun tetap mengedepankan komunikasi serta kemitraan dengan berbagai pihak.

Baginya, pemerintahan desa tidak dapat berjalan sendirian. Aparatur desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok perempuan, hingga kelompok tani memiliki peran masing-masing dalam menentukan arah pembangunan.

Karena itu, Haji Turijo menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan yang digagas tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, maupun kelompok tani sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Kota Baru.

Lima Sektor Prioritas

Dalam visi dan misinya, Haji Turijo mengusung gagasan untuk mewujudkan Desa Kota Baru yang agamis, mandiri, aman, tertib dan maju.

Untuk mencapai visi tersebut, ia menawarkan sejumlah misi yang menitikberatkan pada pemerintahan desa yang demokratis, transparan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca juga:  Viral Pemberitaan Anak Yatim Piatu Putus Sekolah, Kapolres Bersama Komunitas Peduli Sosial Berikan Berbagai Hadiah dan Biaya Melanjutkan Sekolah

Jika mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Kota Baru periode 2027-2034, program pembangunan yang ditawarkan akan diarahkan pada lima sektor utama.

ADVERTISEMENT

Kelima sektor tersebut meliputi keagamaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemerintahan yang efektif dan efisien, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan pendidikan, seni dan budaya.

Sektor ekonomi masyarakat menjadi salah satu perhatian penting mengingat Desa Kota Baru memiliki potensi pertanian yang cukup besar.

Hamparan persawahan yang luas dinilai dapat menjadi modal penting untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Haji Turijo juga membawa gagasan agar potensi pertanian Desa Kota Baru dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya komoditas beras.

Menurutnya, pengelolaan potensi pertanian secara serius tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap target swasembada beras di Kabupaten Lampung Tengah hingga tingkat Provinsi Lampung.

Selain sektor pertanian, pembangunan infrastruktur desa juga menjadi bagian dari agenda yang ditawarkan. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan pemerintahan.

Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, seni dan budaya juga dipandang perlu mendapat perhatian agar pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.

Baca juga:  BPS Dan TPID Tanggamus Laksanakan Survey Konversi Gabah Beras 2025

Mengandalkan Partisipasi Masyarakat

Haji Turijo menegaskan bahwa berbagai program tersebut pada akhirnya membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat.

Ia berharap masyarakat Desa Kota Baru dapat menjadi bagian aktif dalam menentukan arah pembangunan desa, bukan sekadar menjadi penerima kebijakan.

Semangat yang dibawa dalam pencalonannya adalah membangun pemerintahan desa yang terbuka terhadap kritik, menerima aspirasi masyarakat, serta mengedepankan musyawarah dalam menentukan kebijakan.

Dengan visi, misi dan program yang ditawarkan, Haji Turijo berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat dalam Pilkades Kota Baru pada 26 November 2026.

Ia menyatakan siap bekerja keras apabila nantinya diberi amanah untuk memimpin Desa Kota Baru selama periode 2027-2034.

Bagi Haji Turijo, kemajuan desa bukan hanya persoalan siapa yang menjadi kepala desa, melainkan bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat bergerak bersama membangun desa.

Ia pun berharap setiap ikhtiar yang dilakukan untuk kemajuan Desa Kota Baru mendapat dukungan masyarakat serta keberkahan dari Allah SWT. (wlb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™