Scroll untuk baca artikel
Banner Top Up Produk Digital
Investigasi

Mangkrak Bertahun-tahun, Bangunan SMPN 37 Bandar Lampung Jadi “Monumen” Pemborosan Anggaran

65
×

Mangkrak Bertahun-tahun, Bangunan SMPN 37 Bandar Lampung Jadi “Monumen” Pemborosan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Mangkrak Bertahun-tahun, Bangunan SMPN 37 Bandar Lampung Jadi "Monumen" Pemborosan Anggaran

TINTAINFORMASI.COM, BANDAR LAMPUNG — Pembangunan fasilitas pendidikan di SMPN 37 Bandar Lampung kembali memicu gelombang kritik tajam dari publik. Pasalnya, gedung yang telah berdiri sejak bertahun-tahun lalu tersebut hingga kini dibiarkan terbengkalai dan tidak dimanfaatkan sama sekali untuk kegiatan belajar-mengajar.

Kondisi memprihatinkan ini terungkap saat Wakil Ketua PPWI Provinsi Lampung, Sugiarto, meninjau langsung lokasi proyek mangkrak tersebut pada Selasa (11/8/2026). Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak boleh saling lempar tanggung jawab terkait kelanjutan proyek yang telah menyedot uang rakyat ini.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

“Siapa pun wali kotanya, pembangunan yang sudah menggunakan uang rakyat seharusnya dilanjutkan dan diselesaikan! Jangan sampai bangunan ini hanya menjadi monumen mati yang tidak memberikan manfaat,” tegas Sugiarto di lokasi.

Hamburkan Uang Rakyat, Transparansi APBD Dipertanyakan

Di sisi lain, kondisi gedung yang terbengkalai ini mempertegas buruknya perencanaan dan efektivitas penggunaan anggaran daerah. Oleh karena itu, publik mendesak Pemkot Bandar Lampung membuka secara transparan rincian penggunaan APBD terkait proyek tersebut.

Baca juga:  Pedagang UMKM Diusir dari Happily Day di Lapangan Korpri, Panitia Ancam Panggil Satpol PP

Masyarakat kini menuntut jawaban atas sejumlah persoalan krusial:

  • Berapa total anggaran yang telah digelontorkan untuk proyek ini?
  • Apa penyebab utama yang membuat pengerjaan gedung mendadak terhenti?
  • Siapa pihak atau kontraktor yang bertanggung jawab atas penghentian ini?
  • Berapa sisa anggaran yang dibutuhkan agar gedung bisa segera digunakan?

Sebab, setiap rupiah yang bersumber dari kas negara wajib memberikan nilai manfaat nyata, bukan justru lenyap dalam potensi pemborosan anggaran.

Pemkot Didesak Ambil Langkah Konkret

Sementara itu, gelombang desakan agar gedung segera diselesaikan terus berdatangan dari berbagai pihak. Nanang Sunardi, warga Lingkungan II Kampung Garuntang, meminta pemerintah segera turun tangan agar anak-anak sekolah dapat menikmati fasilitas yang layak.

Ahmad Ilyani selaku pihak Sarana dan Prasarana SMPN 37 Bandar Lampung mengamini harapan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah sangat membutuhkan tambahan ruang dan fasilitas gedung tersebut demi menunjang proses pembelajaran siswa.

Kini, sorotan publik tertuju penuh kepada Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Masyarakat menunggu kepastian apakah Pemkot memiliki komitmen nyata untuk menyelesaikan proyek mangkrak ini atau memilih membiarkannya hancur dimakan waktu.

Baca juga:  Ngeri-ngeri Sedap!! LSM Pro Rakyat Laporkan Dugaan Korupsi dan Pungli di Dinas Kesehatan Lampung Selatan ke Kejati Lampung

Pendidikan membutuhkan fasilitas memadai, masyarakat membutuhkan kepastian, dan uang rakyat menuntut pertanggungjawaban. Redaksi akan terus mengawal skandal proyek mangkrak ini hingga pihak Pemkot Bandar Lampung memberikan jawaban serta solusi konkret. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™