Banner Top Up Produk Digital
BeritaHukum

Bripda Rizki Ardianto Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Sungai Badak

42
×

Bripda Rizki Ardianto Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Sungai Badak

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

TINTA INFORMASI, PALEMBANG — Pencarian terhadap Bripda Rizki Ardianto, personel Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan yang dilaporkan hilang saat menjalankan tugas pengamanan di wilayah perairan Sungai Badak, akhirnya membuahkan hasil.

Setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan, Bripda Rizki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.04 WIB.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Korban ditemukan mengapung di kawasan perairan Sungai Badak, sekitar 1,5 kilometer dari Desa Sungai Badak menuju Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Saat ditemukan, jasad korban berada di sekitar tanaman nipah. Sejumlah barang milik Bripda Rizki juga ditemukan bersamanya, antara lain tas ransel berwarna hitam, telepon seluler, serta senjata api dinas.

Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan setelah Bripda Rizki dilaporkan tidak diketahui keberadaannya dari kapal pada Kamis (10/9/2026).

Berangkat Menjalankan Tugas Pengamanan

Peristiwa bermula pada Rabu (9/9/2026), ketika Bripda Rizki melaksanakan tugas pengamanan berdasarkan surat perintah tertanggal 1 September 2026.

Baca juga:  Bahas Evaluasi Program Kerja 2025 dan Rencana 2026, DPD PWRI Lampung Gelar Rakerda

Tugas tersebut berlangsung di kawasan Dermaga 129 Pagar Dewa, Kecamatan Mesuji.

Sekitar pukul 22.50 WIB, Bripda Rizki diketahui berangkat menggunakan kapal kosong LCT Agro Permai.

Ketika berada di sekitar wilayah Karangsia, korban berkoordinasi dengan kru kapal untuk berpindah menuju Tugboat Yusika yang membawa muatan sawit. Perpindahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pengamanan.

Namun, setelah LCT Agro Permai melintasi kawasan Desa Sungai Badak, keberadaan Bripda Rizki tidak lagi diketahui di atas kapal.

Informasi mengenai hilangnya personel tersebut kemudian disampaikan oleh pihak PT Prime Agri Resources kepada Polsek Sungai Menang pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Laporan itu selanjutnya ditindaklanjuti dengan operasi pencarian yang melibatkan sejumlah unsur.

ADVERTISEMENT

Tim gabungan terdiri dari personel Satpolairud Polres OKI, Polsek Sungai Menang, Basarnas, BNPB/BPBD, pihak perusahaan, serta masyarakat.

Pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan Bripda Rizki.

Ditemukan di Sekitar Tanaman Nipah

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Jumat pagi.

Baca juga:  Satlantas Polres Lampung Selatan Imbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Selama Libur Natal dan Tahun Baru
ADVERTISEMENT

Sekitar pukul 10.04 WIB, tim menemukan Bripda Rizki di perairan Sungai Badak dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan mengapung di sekitar tanaman nipah.

Korban kemudian dievakuasi menuju Dermaga Desa Sungai Badak. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Sidomulyo, Kabupaten Mesuji, sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, sejak menerima informasi mengenai hilangnya Bripda Rizki, kepolisian bersama unsur terkait langsung melakukan pencarian secara terpadu.

“Kami memastikan seluruh proses pencarian dilakukan secara terpadu bersama unsur terkait. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang guna proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Nandang.

Polda Sumatera Selatan turut menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Bripda Rizki Ardianto.

Apresiasi juga diberikan kepada seluruh personel dan unsur terkait yang terlibat dalam operasi pencarian hingga proses evakuasi korban.

Penyebab Kematian Masih Didalami

Meski Bripda Rizki telah ditemukan, kepolisian meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait penyebab kematian maupun bagaimana korban dapat terpisah dari kapal.

Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa rangkaian peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman.

Kepastian mengenai penyebab kematian dan kronologi lengkap kejadian akan menunggu hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Polda Sumsel memastikan perkembangan informasi akan disampaikan kepada publik setelah hasil pemeriksaan dan penyelidikan diperoleh.

Dengan demikian, hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab Bripda Rizki meninggal dunia maupun kondisi yang menyebabkan dirinya berada di perairan Sungai Badak. (abs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™