Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerah

Pemkab Tanggamus dan BSI Perkuat Sinergi Ekonomi serta Pengembangan UMKM

30
×

Pemkab Tanggamus dan BSI Perkuat Sinergi Ekonomi serta Pengembangan UMKM

Sebarkan artikel ini
Pemkab Tanggamus dan BSI Perkuat Sinergi Ekonomi serta Pengembangan UMKM

TINTA INFORMASI, TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus memperkuat sinergi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan layanan perbankan syariah, serta mendukung pengembangan masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran BSI Area Lampung dan BSI KCP Tanggamus bersama Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Selasa, 15 September 2026.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Tanggamus dan BSI juga menandatangani perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan keberlanjutan kerja sama kedua pihak.

Audiensi membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari perluasan akses layanan perbankan syariah, peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, layanan persiapan ibadah haji, investasi emas, hingga dukungan terhadap pengembangan UMKM dan sektor ekonomi produktif di Kabupaten Tanggamus.

Bupati Tanggamus dalam pertemuan tersebut didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Rully Runa, Kepala BKPSDM Tanggamus Ivan Kurniawan, perwakilan BKAD, Kabag Kesra Ahmad Ngalim, Kabag Perekonomian Evi Sivia, Kabag Kerja Sama Ns. Maryani, serta Kabag Prokopim Hendra Ferry.

Sementara itu, dari BSI hadir Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka yang membawahi jaringan BSI se-Provinsi Lampung, Area Retail & Transaction Business Manager (ARTBM) BSI Lampung Edi Sahputra, Branch Manager BSI KCP Tanggamus Abdul Muklis, serta jajaran staf BSI Area Lampung dan BSI KCP Tanggamus.

BSI Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka mengatakan, BSI terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

“Literasi syariah dan inklusi syariah sampai saat ini masih relatif rendah. Inilah pentingnya kami memohon dukungan dan sinergi dari seluruh perangkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota,” ujar Luthvy.

Baca juga:  Pemkab Tanggamus Tertibkan Lokasi Dagang Tak Berizin, Pedagang Diminta Pindah ke Tempat Legal

Selain meningkatkan literasi keuangan syariah, BSI juga terus mengembangkan berbagai produk yang menjadi bagian dari layanan perbankan syariah. Di antaranya tabungan haji serta layanan bullion atau investasi emas.

Luthvy berharap kerja sama dengan Pemkab Tanggamus tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satu peluang kolaborasi yang dibahas ialah penguatan layanan persiapan ibadah haji. BSI menilai edukasi kepada masyarakat mengenai perencanaan keuangan untuk ibadah haji dapat dilakukan secara bersama-sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Layanan Haji BSI Semakin Dekat dengan Masyarakat

Branch Manager BSI KCP Tanggamus Abdul Muklis menjelaskan, keberadaan BSI di Kabupaten Tanggamus telah memasuki tahun keempat sejak mulai beroperasi pada Januari 2023.

ADVERTISEMENT

Selama beroperasi, masyarakat Tanggamus dinilai cukup antusias memanfaatkan berbagai produk dan layanan BSI. Salah satu layanan yang banyak dimanfaatkan ialah pendaftaran haji.

“Alhamdulillah, animo masyarakat memanfaatkan produk dan layanan BSI cukup baik. Salah satunya adalah pendaftaran haji. Sebelum ada BSI di Tanggamus, masyarakat harus melakukan pendaftaran ke daerah lain,” kata Abdul Muklis.

Menurutnya, kehadiran BSI KCP Tanggamus di Kota Agung membuat akses masyarakat terhadap layanan pendaftaran haji menjadi lebih mudah dan dekat.

ADVERTISEMENT

Selain layanan haji, BSI KCP Tanggamus juga telah menjadi mitra PT Taspen. Dengan demikian, masyarakat, khususnya pensiunan, dapat memperoleh layanan terkait kebutuhan perbankan dan pengurusan pensiun melalui kantor BSI di Tanggamus.

Dalam audiensi tersebut, BSI juga menyampaikan perkembangan minat masyarakat terhadap layanan investasi emas. Produk bullion tersebut menjadi salah satu layanan yang terus dikembangkan BSI untuk memberikan alternatif kepada masyarakat dalam mengelola aset dan investasi.

Pendaftar Haji Tanggamus Capai Sekitar 300 Orang

Kabag Kesra Setdakab Tanggamus Ahmad Ngalim mengatakan, layanan pendaftaran haji melalui BSI KCP Tanggamus kini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Tanggamus.

Baca juga:  Selain Merefleksi Diri, Idul Adha 1447 Hijriah ini Binti Luthfiyah Sebut Menumbuhkan Rasa Empati, Kepedulian, dan Cinta Kepada Sesama

Ia menyebut jumlah calon jemaah haji asal Tanggamus pada tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 300 orang. Kecamatan Ulu Belu menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pendaftar cukup tinggi, kemudian disusul Kecamatan Sumberejo dan sejumlah kecamatan lainnya.

“Untuk pendaftaran haji di Kabupaten Tanggamus, BSI yang ada di Kota Agung sangat membantu masyarakat. Kami juga meminta BSI terus meningkatkan sosialisasi berbagai produk dan layanan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Ngalim.

Pemkab Tanggamus, lanjutnya, juga telah mendorong sosialisasi mengenai pendaftaran haji melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang berada di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Menanggapi peluang tersebut, BSI menawarkan gagasan untuk menggelar kegiatan khusus bertajuk “Tanggamus Berhaji”.

Kegiatan tersebut nantinya dapat dikemas dalam bentuk sosialisasi dan edukasi mengenai persiapan ibadah haji. Selain membahas pendaftaran haji, kegiatan itu juga dapat memperkenalkan berbagai instrumen persiapan finansial, termasuk tabungan haji dan investasi emas.

Pertemuan tersebut turut membahas peluang kolaborasi antara BSI dengan BPR/BPRS. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pembiayaan maupun persiapan finansial masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji.

Bupati Tanggamus Dorong BSI Dukung Pengembangan UMKM

Di sisi lain, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor perbankan harus memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurut Bupati, kolaborasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan layanan transaksi dan keuangan, tetapi juga perlu diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“UMKM dan masyarakat di bawah ini harus kita bantu. Kita harus melakukan kolaborasi agar pemerintah bersama perbankan dapat ikut mengangkat usaha masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati menilai Kabupaten Tanggamus memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. Potensi tersebut mencakup sektor perikanan, pertanian, perkebunan hingga pariwisata.

Dengan garis pantai sekitar 202 kilometer dan wilayah yang berada di kawasan Teluk Semaka, Tanggamus memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar. Selain itu, daerah tersebut juga memiliki berbagai destinasi wisata, mulai dari kawasan pantai, air terjun hingga sumber air panas.

Baca juga:  Ada kongkalikong Penuntutan JPU Dalam Kasus Samsiyah? Kejaksaan Negeri Sampang Disorot

Sektor pertanian dan perkebunan juga menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat Tanggamus. Sejumlah komoditas seperti kopi, cengkeh, beras dan berbagai hasil pertanian lainnya memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Karena itu, Bupati meminta seluruh potensi tersebut dikelola secara lebih optimal agar memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Potensi masyarakat dan potensi daerah ini harus kita bantu. Kalau mereka tidak dibantu dengan modal, mereka akan sulit berkembang. Di sinilah perbankan mempunyai fungsi untuk membantu permodalan masyarakat,” ujarnya.

Selain akses permodalan, Bupati juga meminta perangkat daerah terkait memberikan pendampingan kepada masyarakat dan pelaku UMKM. Dengan demikian, dukungan pembiayaan dari perbankan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas dan pengelolaan usaha.

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Lokal

Bupati Saleh Asnawi juga menekankan pentingnya mengembangkan potensi daerah agar Kabupaten Tanggamus tidak hanya berperan sebagai daerah penghasil bahan baku.

Menurutnya, masyarakat perlu didorong agar mampu mengolah hasil pertanian, perkebunan, perikanan maupun potensi lainnya menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Langkah tersebut dinilai penting agar manfaat ekonomi dari berbagai komoditas lokal dapat lebih banyak dinikmati masyarakat Tanggamus.

“Ketika usaha masyarakat sudah berkembang, insyaallah kesejahteraan mereka juga meningkat,” kata Bupati.

Melalui sinergi tersebut, Pemkab Tanggamus berharap dukungan sektor perbankan dapat semakin memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan dan layanan keuangan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi produktif.

Audiensi kemudian ditutup dengan komitmen untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara Pemkab Tanggamus dan BSI. Kerja sama tersebut mencakup peningkatan layanan masyarakat, pengembangan UMKM, penguatan sektor ekonomi produktif, layanan persiapan haji, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Kabupaten Tanggamus. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™