Banner Top Up Produk Digital
BeritaHukum

Lapas Gunung Sugih Mutasi Lima Warga Binaan ke Lapas Kelas I Bandar Lampung

44
×

Lapas Gunung Sugih Mutasi Lima Warga Binaan ke Lapas Kelas I Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Lapas Gunung Sugih Mutasi Lima Warga Binaan ke Lapas Kelas I Bandar Lampung

TINTA INFORMASI | GUNUNG SUGIH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih mutasi lima warga binaan ke Lapas Kelas I Bandar Lampung, Selasa (6/10/2026). Pemindahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi kelebihan kapasitas atau overcapacity sekaligus mengoptimalkan proses pembinaan warga binaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Lapas Gunung Sugih dalam mengelola tingkat hunian agar tetap terkendali. Selain itu, pemindahan juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing warga binaan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dengan adanya mutasi tersebut, Lapas Gunung Sugih dapat melakukan penataan hunian secara lebih proporsional. Di sisi lain, warga binaan yang dipindahkan tetap mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai program pembinaan di tempat yang baru.

Kepala Lapas Gunung Sugih, Sastra Irawan, mengatakan pemindahan lima warga binaan tersebut merupakan bagian dari upaya pihaknya dalam mengatasi persoalan overcapacity sekaligus menjaga pelaksanaan pembinaan.

“Pemindahan lima warga binaan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mengurangi overcapacity sekaligus mendukung proses pembinaan. Kami berharap warga binaan dapat mengikuti program pembinaan dengan baik di tempat yang baru dan terus mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ujar Sastra Irawan.

Menurutnya, pengelolaan hunian menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Karena itu, Lapas Gunung Sugih terus mengambil langkah-langkah terukur agar kondisi hunian tetap aman dan tertib.

Selain pengelolaan kapasitas, pihak Lapas juga berkomitmen memastikan program pembinaan tetap berjalan secara optimal. Upaya tersebut dilakukan untuk membekali warga binaan dengan berbagai keterampilan dan pembinaan kepribadian sebagai persiapan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Ke depan, Lapas Gunung Sugih akan terus memperkuat pengelolaan hunian dan pelaksanaan pembinaan secara optimal. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mengedepankan pendekatan yang humanis. (rls)

Baca juga:  Respons Cepat Wagub Jihan Tanggapi Keluhan Warga, Wakil Ketua PPWI Lampung Soroti Kasus Perundungan dan Jembatan Kali Pasir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™