Banner Top Up Produk Digital
Berita

ASDP Perkuat Sistem Pengendalian Akses di Pelabuhan Bakauheni

44
×

ASDP Perkuat Sistem Pengendalian Akses di Pelabuhan Bakauheni

Sebarkan artikel ini
ASDP Perkuat Sistem Pengendalian Akses di Pelabuhan Bakauheni

TINTA INFORMASI | LAMPUNG SELATAN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni memperkuat sistem pengendalian akses di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas orang dan kendaraan di kawasan operasional berlangsung aman, tertib, serta sesuai dengan fungsi dan peruntukan area.

Sebagai salah satu pelabuhan dengan mobilitas orang dan kendaraan yang tinggi, Pelabuhan Bakauheni memiliki sejumlah area dengan fungsi dan tingkat akses berbeda. Karena itu, ASDP menerapkan sistem pengendalian secara berlapis melalui identifikasi individu, verifikasi kendaraan, pemanfaatan teknologi, hingga penerapan ketentuan keselamatan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan pengendalian akses merupakan bagian penting dari tata kelola kawasan pelabuhan.

“Pelabuhan memiliki area dengan fungsi dan tingkat akses yang berbeda. Karena itu, setiap pihak yang berkepentingan untuk beraktivitas di kawasan operasional perlu memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Partogi.

Menurutnya, sistem tersebut tidak sekadar mengatur aktivitas keluar-masuk kawasan. Lebih dari itu, sistem dirancang untuk memastikan setiap aktivitas dapat dikenali, dikendalikan, dan diawasi.

Baca juga:  Tim Penggerak PKK Kabupaten Muaro Jambi Laksanakan Kunjungan Studi Tiru di Pesawaran

Identifikasi Orang Menggunakan ID Card dan Face Recognition

Dalam penerapannya, ASDP menggunakan pass atau ID Card sebagai identitas bagi pihak yang memiliki kepentingan untuk beraktivitas di kawasan operasional.

Sistem identifikasi tersebut kemudian diperkuat dengan teknologi Face Recognition (FR) untuk membantu mengenali individu secara digital.

Dengan mekanisme tersebut, pihak yang memasuki area operasional dapat diidentifikasi sesuai dengan akses dan kepentingannya.

Sementara itu, pengendalian kendaraan dilakukan menggunakan sticker dan platform. Sticker berfungsi sebagai penanda bahwa kendaraan telah terdaftar dan memiliki akses sesuai zona yang diperuntukkan.

Adapun platform digunakan untuk mendukung proses identifikasi dan verifikasi kendaraan yang beroperasi di kawasan pelabuhan.

“Masing-masing instrumen memiliki fungsi yang berbeda dan saling melengkapi. Pass dan Face Recognition mendukung identifikasi orang, sementara sticker dan platform mendukung identifikasi kendaraan. Keseluruhannya merupakan bagian dari sistem pengendalian akses kawasan,” jelas Partogi.

Keselamatan Jadi Bagian dari Pengendalian Akses

Selain memastikan identitas orang dan kendaraan, ASDP juga menempatkan aspek keselamatan sebagai bagian penting dalam sistem pengendalian akses.

Baca juga:  Polsek Pulau Panggung Identifikasi Temuan Jenazah Petani di Persawahan Pekon Tekad

Pihak yang memiliki kepentingan untuk memasuki dan beraktivitas di area operasional, di luar pengguna jasa yang akan menyeberang, diwajibkan menggunakan helm keselamatan dan rompi atau vest sesuai ketentuan.

Penggunaan perlengkapan keselamatan tersebut tidak hanya bertujuan melindungi pekerja maupun pihak yang beraktivitas di area pelabuhan, tetapi juga membantu petugas mengenali pihak yang berada di kawasan operasional berdasarkan aktivitasnya.

Dengan demikian, pass atau ID Card, Face Recognition, sticker, platform, serta perlengkapan keselamatan menjadi bagian dari satu sistem pengendalian kawasan yang saling terintegrasi.

ASDP Evaluasi Sistem Akses Pelabuhan

Partogi menegaskan, penerapan sistem pengendalian akses diperlukan untuk memberikan kejelasan mengenai pihak yang dapat memasuki kawasan, kendaraan yang beroperasi, serta persyaratan yang harus dipenuhi.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan kawasan pelabuhan yang aman, tertib, dan terkendali sekaligus mendukung kelancaran operasional. Kepatuhan terhadap sistem akses dan ketentuan keselamatan merupakan bagian dari tata kelola pelabuhan dan tanggung jawab bersama,” katanya.

Untuk memastikan sistem berjalan optimal, ASDP Cabang Bakauheni terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan penerapan pengendalian akses bersama pihak terkait.

Baca juga:  Apel Mingguan di Lingkungan Pemkab Pesawaran, Bupati Nanda Indira Tekankan Disiplin dan Peningkatan Layanan Publik

Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan sistem berlangsung secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui pengendalian akses secara berlapis, ASDP berkomitmen memperkuat Pelabuhan Bakauheni sebagai kawasan operasional yang aman, tertib, teridentifikasi, dan terkendali. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan penyeberangan bagi masyarakat. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™