Banner Top Up Produk Digital
BeritaEkonomi

Pertamina Cek Penyaluran Pertalite dan Biosolar di Lampung, QR Code dan Nopol Kendaraan Diperiksa

49
×

Pertamina Cek Penyaluran Pertalite dan Biosolar di Lampung, QR Code dan Nopol Kendaraan Diperiksa

Sebarkan artikel ini
Pertamina Cek Penyaluran Pertalite dan Biosolar di Lampung, QR Code dan Nopol Kendaraan Diperiksa
Untitlehgdnfgdfgd-1
Untitlergdgrdrfgd-1
Untitledfrgdgfdgfd-1

TINTA INFORMASI | LAMPUNG — Penyaluran BBM bersubsidi di sejumlah SPBU Provinsi Lampung mendapat pengawasan melalui inspeksi mendadak. Selain memastikan ketersediaan stok, pemeriksaan juga menyasar mekanisme penyaluran Pertalite dan Biosolar kepada konsumen.

Tiga SPBU menjadi lokasi pemeriksaan, yakni SPBU 2435369 dan SPBU 2135310 di Lampung Selatan serta SPBU 2335101 di Kota Bandar Lampung. Pemeriksaan dilakukan setelah muncul informasi mengenai antrean kendaraan yang dikeluhkan masyarakat sekitar.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam sidak tersebut, kondisi stok Pertalite, Biosolar, dan Pertamax diperiksa secara langsung. Hasil pengecekan menunjukkan ketiga jenis BBM tersebut tersedia dalam kondisi aman dan cukup.

SBM Lampung II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Hizkia Reiner, mengatakan pengawasan tidak hanya berkaitan dengan jumlah stok BBM. Tim juga memastikan penyaluran BBM bersubsidi kepada kendaraan telah mengikuti mekanisme yang ditetapkan.

Salah satu pemeriksaan dilakukan pada area pengisian Pertalite dan Biosolar. Petugas memastikan kesesuaian QR Code dengan nomor polisi kendaraan yang melakukan pengisian.

Langkah tersebut penting untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran. Selain itu, pengecekan juga menjadi bagian dari pengawasan agar penyaluran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga:  Dana Desa Dukung PHBI, Pemkon Sinar Jawa Kembali Hidupkan Tradisi Keagamaan Warga

“Dilakukan pengecekan terhadap penyaluran di pulau Pertalite dan Biosolar untuk memastikan penyaluran sudah sesuai antara QR Code dan plat nopol kendaraan,” jelas Hizkia.

Dari sisi antrean, kondisi Pertalite masih tergolong kondusif. Kendaraan masih dapat mengantre di dalam area SPBU dan tidak sampai mengganggu lalu lintas di luar kawasan.

Sementara itu, antrean Biosolar terlihat lebih panjang. Antrean kendaraan bahkan mencapai bahu jalan. Kendati demikian, petugas marshall tetap melakukan pengaturan sehingga situasi di sekitar SPBU tetap kondusif.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, menyampaikan bahwa pasokan BBM menuju SPBU yang diperiksa masih berjalan lancar.

Supply Pertalite dan Biosolar yang lancar diharapkan mampu menjaga ketahanan stok di SPBU. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh BBM tanpa menghadapi persoalan kekosongan stok.

Pemeriksaan tersebut juga menunjukkan pentingnya pengawasan secara langsung terhadap distribusi BBM bersubsidi. Tidak hanya ketersediaan stok yang perlu dipastikan, tetapi juga kesesuaian data kendaraan dan mekanisme pembelian.

Pemerintah bersama Pertamina berharap distribusi Pertalite dan Biosolar di Lampung dapat terus berjalan lancar. Pengawasan juga diharapkan mampu menjaga penyaluran BBM subsidi agar semakin tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. (NdH)

Baca juga:  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™