Banner Top Up Produk Digital
AdvetorialDaerahLampung Selatan

Bupati Lampung Selatan Jenguk Siswa MI Ma’arif yang Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

46
×

Bupati Lampung Selatan Jenguk Siswa MI Ma’arif yang Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

Sebarkan artikel ini
Bupati Lampung Selatan Jenguk Siswa MI Ma’arif yang Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

TINTA INFORMASI, LAMPUNG SELATAN – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turun langsung meninjau kondisi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Desa Pematang Pasir yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan tersebut dilakukan Bupati Egi di Puskesmas Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (17/9/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan itu menjadi bentuk respons cepat pemerintah daerah untuk memastikan para siswa yang sempat mendapatkan perawatan medis memperoleh penanganan secara optimal.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam kunjungannya, Bupati Egi berinteraksi langsung dengan salah satu siswi yang masih menjalani perawatan. Ia memberikan semangat kepada pasien sekaligus menyerahkan bingkisan bantuan kepada keluarga siswi tersebut.

Bupati Egi berharap kondisi para siswa segera pulih sehingga dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

“Tetap semangat, cepat sembuh ya. Nanti kalau sudah sehat, belajar yang rajin lagi,” ujar Bupati Egi saat memberikan semangat kepada siswi yang menjalani perawatan.

Baca juga:  Bupati Egi Hadiri HUT ke-80 Bhayangkara, Polres Lampung Selatan Perkuat Komitmen Pelayanan Humanis

Selain memantau kondisi kesehatan siswa, Bupati Lampung Selatan juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, aspek keamanan pangan harus menjadi perhatian bersama agar makanan yang diberikan kepada peserta didik benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi.

Bupati Egi meminta pihak sekolah untuk lebih aktif melakukan pengecekan terhadap makanan yang diterima sebelum dibagikan kepada siswa. Pemeriksaan tersebut, kata dia, dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi makanan maupun informasi yang tercantum pada kemasan.

Ia juga mengingatkan lingkungan sekolah agar memperhatikan label kemasan makanan serta memberikan edukasi kepada para siswa mengenai cara mengonsumsi makanan secara baik dan aman.

Menurut Bupati Egi, program MBG memiliki tujuan yang baik dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak. Namun, pelaksanaan di lapangan tetap membutuhkan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan agar berbagai persoalan teknis dapat segera diperbaiki.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat bagus untuk anak-anak kita. Namun, pelaksanaan di lapangan memang masih banyak yang belum sesuai teknis. Ini jadi bahan evaluasi bersama agar ke depan diperbaiki,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Lampung Selatan Luncurkan Program Teras HELAU untuk Kemandirian Pangan

Bupati Egi juga meminta masyarakat dan pihak sekolah tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan program MBG. Laporan secara cepat dinilai penting agar pemerintah dan instansi terkait dapat segera melakukan pemeriksaan serta mengambil langkah penanganan yang diperlukan.

Sementara itu, Kepala MI Ma’arif, Khoirudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap kondisi para siswa.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan kondisi siswa yang sebelumnya mendapatkan perawatan medis secara umum terus menunjukkan perkembangan positif. Dari total 11 siswa yang sempat menjalani perawatan, sebagian besar sudah diperbolehkan meninggalkan fasilitas kesehatan dan melanjutkan pemulihan melalui rawat jalan.

“Alhamdulillah, dari 11 siswa yang dirawat, saat ini 10 anak menjalani rawat jalan dan hanya satu siswi kelas IV yang masih menjalani rawat inap di Puskesmas Ketapang,” kata Khoirudin.

Pemkab Lampung Selatan bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi terhadap kondisi para siswa. Pemerintah daerah juga menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Baca juga:  Polres Lamsel gagalkan penyelundupan narkotika
ADVERTISEMENT

Langkah evaluasi diharapkan dapat memastikan distribusi makanan dalam program MBG di Kabupaten Lampung Selatan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para siswa penerima manfaat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™