Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerah

Desa Sidodadi Pesawaran Masuk 12 Besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

36
×

Desa Sidodadi Pesawaran Masuk 12 Besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

Sebarkan artikel ini
Desa Sidodadi Pesawaran Masuk 12 Besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

PESAWARAN, TINTA INFORMASI – Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah masuk dalam jajaran 12 Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) Terbaik Nasional Tahun 2026.

Prestasi tersebut sekaligus menempatkan Desa Sidodadi sebagai satu-satunya desa dari Provinsi Lampung yang berhasil menembus daftar terbaik nasional dalam Program Desa Cinta Statistik yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Program Desa Cantik merupakan salah satu program prioritas BPS yang mendorong peningkatan literasi statistik, kesadaran, serta keterlibatan perangkat desa dan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan data.

Melalui program tersebut, desa tidak hanya didorong untuk mengumpulkan data, tetapi juga mampu mengolah dan memanfaatkannya sebagai dasar perencanaan pembangunan. Dengan demikian, data statistik dapat membantu pemerintah desa menentukan program prioritas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Data Menjadi Dasar Perencanaan Pembangunan Desa

Program Desa Cantik juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan data sektoral di tingkat desa. Data yang tersedia diarahkan agar tidak berhenti sebagai dokumen administrasi, melainkan dapat digunakan untuk memetakan potensi wilayah, menentukan kebutuhan pembangunan, hingga menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Pesawaran, Maya Narang Ali, mengatakan Program Desa Cantik memiliki sejumlah sasaran utama. Salah satunya meningkatkan literasi statistik perangkat desa dan masyarakat.

Baca juga:  Lapor Pak kapolda, di Tanjung Bintang Diduga Ada Pengolahan Minyak Ilegal

Selain itu, program tersebut mendorong terbentuknya basis data desa yang terintegrasi dan sesuai dengan standar statistik. BPS juga mendorong desa agar mampu mengoptimalkan pemanfaatan data untuk mendukung pembangunan.

“Melalui Program Desa Cantik, kami mendorong desa tidak hanya mampu menghasilkan data, tetapi juga memahami dan memanfaatkan data tersebut untuk kebutuhan pembangunan. Dengan pengelolaan data yang baik, kebijakan dan program di tingkat desa dapat disusun secara lebih tepat sasaran,” jelas Maya.

Menurutnya, BPS juga mendorong terbentuknya agen-agen statistik di tingkat desa. Keberadaan agen tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran sekaligus kemampuan masyarakat dalam memahami dan menggunakan data.

Sidodadi Perkuat Tata Kelola Data

Penguatan kapasitas desa dalam mengelola data juga sejalan dengan upaya pemerintah memperbaiki tata kelola serta pendampingan desa yang adaptif.

Dengan sistem data yang semakin terintegrasi, pemerintah desa dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi masyarakat dan potensi wilayah. Kondisi tersebut penting untuk mendukung pembangunan dari tingkat paling bawah, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta upaya penanggulangan kemiskinan.

Baca juga:  JKEL Desak Pemerintah Tinjau Dugaan Alih Kelola 70 Persen Zona Pemanfaatan Way Kambas

Keberhasilan Desa Sidodadi masuk 12 besar nasional tidak terlepas dari dukungan BPS Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Kabupaten Pesawaran, perangkat desa, serta masyarakat Desa Sidodadi.

ADVERTISEMENT

Desa tersebut dinilai mampu mengintegrasikan data statistik ke dalam pelayanan publik. Selain itu, data yang dikembangkan juga dimanfaatkan untuk membantu memetakan potensi ekonomi lokal di Kecamatan Teluk Pandan.

Evaluasi Desa Cantik Digelar di Sidodadi

Sebelumnya, proses Online Evaluation Program Desa Cantik Tahun 2026 berlangsung di Balai Desa Sidodadi pada Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. Evaluasi itu menjadi salah satu tahapan dalam proses penilaian Program Desa Cantik Tahun 2026.

ADVERTISEMENT

Dari hasil evaluasi tersebut, sebanyak 12 Desa/Kelurahan Cantik ditetapkan sebagai yang terbaik dan berhak memperoleh penghargaan di tingkat nasional.

Tidak hanya Desa Sidodadi, prestasi juga diraih Tim Pembina Desa Cantik Kabupaten Pesawaran. Tim tersebut berhasil masuk tiga besar Tim Pembina Desa Cantik Kabupaten/Kota Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2026 bersama Kota Surakarta dan Kota Surabaya.

Kembangkan Publikasi dan Portal Digital Desa

Untuk mendukung program tersebut, Desa Sidodadi melakukan berbagai pembenahan dalam pengelolaan serta pemanfaatan data.

Pembenahan mencakup pemutakhiran data kependudukan, pendataan UMKM, penguatan website desa sebagai sarana penyebaran informasi, hingga penyusunan publikasi statistik dan infografis.

Baca juga:  PTPN VII Regional IV Salurkan 20 Paket Sembako dalam Kegiatan Skincare Glowing di Padang Ratu

Desa juga mengemas data dalam bentuk visual agar informasi lebih mudah dipahami masyarakat. Langkah tersebut membuat data statistik tidak hanya tersedia dalam bentuk angka dan tabel, tetapi juga dapat digunakan sebagai sumber informasi publik yang lebih komunikatif.

Sejumlah produk statistik telah dihasilkan melalui Program Desa Cantik. Produk tersebut antara lain Buku Monografi Desa Sidodadi Tahun 2026, Desa Sidodadi Dalam Angka 2026, Publikasi Potensi UMKM Desa Sidodadi 2026, Ragam Data Desa Sidodadi 2024–2026, serta Buku Infografis Desa Sidodadi Tahun 2026.

Selain menghasilkan berbagai publikasi, Desa Sidodadi juga mengembangkan portal digital yang menyediakan beragam informasi masyarakat.

Portal tersebut memuat informasi mengenai data kependudukan, ketenagakerjaan, katalog UMKM, potensi wisata, hingga layanan administrasi desa.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Desa Sidodadi menunjukkan bagaimana pengelolaan data dapat dikembangkan menjadi bagian dari pelayanan publik dan perencanaan pembangunan desa.

Masuknya Desa Sidodadi dalam 12 besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026 sekaligus menjadi capaian penting bagi Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Lampung dalam pengembangan tata kelola data berbasis statistik di tingkat desa. (an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™