Banner Top Up Produk Digital
Berita

Imam Ghozali Digeser, Lukman Pura Kembali Jadi Plt Direktur RSUDAM Lampung

51
×

Imam Ghozali Digeser, Lukman Pura Kembali Jadi Plt Direktur RSUDAM Lampung

Sebarkan artikel ini
Imam Ghozali Digeser, Lukman Pura Kembali Jadi Plt Direktur RSUDAM Lampung

TINTA INFORMASI, BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan perubahan jajaran pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes., resmi tidak lagi menjabat sebagai Direktur RSUDAM pada Selasa (6/10/2026).

Pergantian pimpinan rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung tersebut menjadi perhatian publik. Pasalnya, Imam Ghozali belum genap dua tahun menjalankan tugas sebagai Direktur RSUDAM.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Prosesi pengambilan sumpah jabatan pejabat pengganti dijadwalkan berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor Gubernur Lampung, Telukbetung, Selasa siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Pergantian tersebut tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan Nomor 400.14.1/3468/VI.04/2026 tertanggal 5 Oktober 2026.

Dalam perubahan tersebut, Pemprov Lampung kembali menunjuk dr. H. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUDAM.

Lukman bukan nama baru dalam jajaran pimpinan RSUDAM. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Direktur RSUDAM sebelum mendapat penugasan sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia pada 2025.

Baca juga:  Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Lukman Pura Menjabat hingga Desember 2026

Lukman Pura disebut akan menjalankan tugas sebagai Plt Direktur RSUDAM hingga memasuki masa pensiun pada Desember 2026.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya telah melaksanakan uji kompetensi sebagai bagian dari proses penyiapan Direktur RSUDAM definitif.

Dengan demikian, penunjukan Lukman Pura sebagai Plt menjadi bagian dari masa transisi kepemimpinan RSUDAM sembari Pemprov Lampung menyelesaikan proses pengisian jabatan direktur definitif.

Pergantian Pimpinan di Tengah Sorotan RSUDAM

Pergantian pucuk pimpinan RSUDAM berlangsung ketika rumah sakit tersebut masih menjadi perhatian publik terkait tata kelola dan sejumlah persoalan yang sebelumnya muncul.

Sejumlah pemberitaan sebelumnya menyoroti pelayanan serta realisasi beberapa proyek di RSUDAM pada masa kepemimpinan Imam Ghozali.

Informasi yang beredar juga menyebut adanya temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang berkaitan dengan sejumlah pekerjaan di RSUDAM. Di antaranya pengadaan genset dengan nilai mendekati Rp1 miliar serta pekerjaan pengembangan instalasi listrik dan elektrikal yang disebut mengalami kekurangan volume dengan nilai sekitar Rp625 juta.

Baca juga:  PWI Lampung Jadikan Gubernur Cup sebagai Pemanasan Jelang Porwanas, Bidik 1 Emas dan 1 Perak

Namun, rincian temuan, status penyelesaian, serta tindak lanjut atas persoalan tersebut perlu mengacu pada dokumen pemeriksaan BPK dan keterangan resmi pihak terkait. Karena itu, informasi tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan sepihak mengenai pihak yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, Pemprov Lampung juga melakukan perubahan pada sektor kesehatan. dr. Djohan Lius, M.Kes., resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada 30 September 2026.

Pergantian tersebut kemudian diikuti dengan munculnya informasi mengenai kemungkinan pergeseran Imam Ghozali dari posisi Direktur RSUDAM.

Amuri Sampaikan Dukungan kepada Lukman Pura

Sementara itu, Pemimpin Redaksi TintaInformasi.com, Amuri, menyampaikan ucapan selamat kepada dr. Lukman Pura atas kepercayaan yang diberikan sebagai Plt Direktur RSUDAM, Selasa (6/10/2026).

Menurut Amuri, pengalaman Lukman dalam memimpin RSUDAM menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Plt Direktur, khususnya dalam menghadapi berbagai kebutuhan pembenahan rumah sakit.

Ia berharap Lukman dapat memperkuat pelayanan sekaligus mendorong tata kelola RSUDAM yang lebih terbuka dan profesional.

Amuri juga menilai komunikasi antara manajemen rumah sakit dan insan pers perlu terus dibangun. Menurutnya, komunikasi yang baik dapat mendukung keterbukaan informasi publik serta transparansi dalam pengelolaan rumah sakit.

Baca juga:  Rektor UIN RIL Lantik Tiga Pejabat Eselon III

“Selamat kepada dr. Lukman Pura. Kami berharap amanah ini dapat dijalankan dengan baik, profesional dan transparan demi peningkatan pelayanan RSUD Abdul Moeloek,” ujar Amuri.

Menurut Amuri, dukungan terhadap kembalinya Lukman Pura sebagai Plt Direktur RSUDAM juga datang dari sejumlah lembaga dan media di Provinsi Lampung.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Lukman Pura selama menjalankan tugas sebagai Plt Direktur RSUDAM. Selain memastikan pelayanan tetap berjalan, ia juga menghadapi masa transisi sebelum Pemprov Lampung menetapkan Direktur RSUDAM definitif.

Sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Lampung, RSUD Abdul Moeloek memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, publik kini menanti langkah pembenahan tata kelola, peningkatan kualitas pelayanan, keterbukaan informasi, serta penyelesaian berbagai persoalan yang sebelumnya menjadi sorotan. (**)

Editor: Nanda Hastedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™