Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerahOpini

“Mana Janji Manismu?” Sindiran Keras Warga Tanggamus Saat Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

43
×

“Mana Janji Manismu?” Sindiran Keras Warga Tanggamus Saat Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
"Mana Janji Manismu?" Sindiran Keras Warga Tanggamus Saat Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

TANGGAMUS, TINTA INFORMASI — Warga Pekon Datar Lebuay dan Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, mengambil langkah tegas mengatasi infrastruktur yang rusak parah. Di tengah minimnya perhatian pemerintah daerah, ratusan warga bersama aparatur pekon menggelar aksi swadaya mengecor jalan utama yang menjadi akses vital menuju kabupaten, Minggu (4/10/2026).

Aksi gotong royong ini tidak hanya sekadar kerja bakti biasa. Di lokasi kegiatan, warga memasang spanduk berisi kalimat sindiran tajam yang langsung ditujukan kepada Bupati Tanggamus, menagih janji politik yang dinilai belum terealisasi.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Swadaya Murni Masyarakat Kumpulkan Puluhan Juta Rupiah

Berdasarkan data panitia pelaksana, dana untuk pengecoran jalan ini murni berasal dari kantong warga dan donatur lokal. Hingga Sabtu malam sebelum kegiatan, total dana swadaya yang berhasil dihimpun mencapai Rp34.665.000.

Dana tersebut langsung dibelanjakan material utama pembangunan infrastruktur, seperti semen, batu split, dan pasir.

“Dana iuran yang terkumpul sebesar Rp34.665.000 murni dari swadaya masyarakat. Pengecoran ini memiliki spesifikasi ketebalan 20 sentimeter, lebar 2,5 meter, dan panjang total sekitar 100 meter,” ujar Ujang Karsan, mewakili Ketua Panitia Mbah Misman, di lokasi kegiatan.

Baca juga:  Bentuk Kepedulian Wakil Ketua lll DPRD Lamsel Bela Jayanti Kunjungi Warga Korban Pekerja Ilegal di Merauke

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Ahmad Toyeb, merinci bahwa pengerjaan fisik dilakukan di dua titik berbeda untuk memaksimalkan manfaat akses jalan:

  • Titik Pertama: Kawasan Air Batuan-Lubuk Gajah, Dusun V, Pekon Sinar Jawa (panjang 100 meter, lebar 2,5 meter, ketebalan 20 cm).
  • Titik Kedua: Dusun Beringin IV, Pekon Datar Lebuay, yang dikerjakan pada sore harinya.

Spanduk Sindiran: “Mana Janji Manismu”

Aksi swadaya ini diwarnai dengan uneg-uneg kekecewaan warga yang dituangkan melalui spanduk peringatan sekaligus kritik sosial. Selain rambu imbauan jalan, spanduk bertuliskan kalimat menohok sukses menarik perhatian pengguna jalan dan warganet.

“Kata dia… jangan tanya duitnya dari mana, ujung-ujungnya swadaya masyarakat. Mana janji manismu.”

Usut punya usut, kalimat sindiran tersebut merupakan bentuk protes keras atas janji-janji kampanye Bupati Tanggamus yang pernah diumbar menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 lalu. Warga merasa aspirasi dan kebutuhan dasar terkait perbaikan infrastruktur jalan di wilayah pelosok terabaikan.

Foto dan video mengenai spanduk protes serta aksi gotong royong warga Air Naningan ini pun langsung beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial lokal.

Meski dipenuhi kekecewaan terhadap pemerintah daerah, jalannya aksi pengecoran jalan berlangsung dengan sangat tertib, lancar, dan kondusif.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Pekon Sinar Jawa beserta jajaran aparatur pekon, aparatur Pekon Datar Lebuay, tokoh masyarakat, hingga ratusan warga setempat. Kehadiran para pamong pekon di tengah masyarakat menunjukkan soliditas akar rumput dalam mencari solusi nyata atas lambatnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanggamus.

Warga berharap, aksi nyata dari masyarakat untuk masyarakat ini bisa membuka mata para pemangku kebijakan agar lebih serius memperhatikan kondisi jalan kabupaten di wilayah pedesaan, khususnya di Kecamatan Air Naningan. (sny/wss/adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™