Banner Top Up Produk Digital
Berita

OPSHID Bangun 59 Rumah Gratis untuk Warga di Berbagai Daerah, Semangat Sumpah Pemuda

35
×

OPSHID Bangun 59 Rumah Gratis untuk Warga di Berbagai Daerah, Semangat Sumpah Pemuda

Sebarkan artikel ini
OPSHID Bangun 59 Rumah Gratis untuk Warga di Berbagai Daerah, Semangat Sumpah Pemuda

JAKARTA, TINTA INFORMASI — Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME) memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi sosial berupa pembangunan rumah gratis bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan.

Mengusung semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, OPSHID telah membangun sebanyak 59 unit rumah gratis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu pembangunan tersebut berada di wilayah Jakarta Utara.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Pembangunan rumah di Jakarta Utara berlangsung mulai 21 September hingga 28 Oktober 2026. Seluruh proses dikerjakan secara mandiri oleh anggota OPSHID, mulai dari survei rumah penerima, pembongkaran bangunan lama, pembangunan kembali, hingga rumah dinyatakan siap dihuni.

Ketua Panitia Pembangunan, Subekan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata semangat Sumpah Pemuda yang diwujudkan melalui aksi gotong royong.

Menurutnya, OPSHID tidak hanya membangun sebuah bangunan fisik, tetapi juga berupaya menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat penerima manfaat.

“Tidak ada biaya yang dibebankan kepada penerima. Seluruh biaya pembangunan maupun konsumsi selama proses pembangunan ditanggung oleh OPSHID,” ujar Subekan kepada awak media, Jumat (2/10/2026).

Baca juga:  Pemkab Lampung Selatan Jajaki Kerja Sama dengan Arka Surya Grup, Dorong Inovasi dan Peningkatan PAD

Ia menambahkan, rumah yang dibangun tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berlindung. Lebih dari itu, rumah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kembali ketenteraman serta ketahanan jiwa bagi para penerimanya.

Semangat tersebut, lanjut Subekan, sejalan dengan pesan yang terkandung dalam Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, yakni “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya.”

Karena itu, pembangunan rumah gratis tersebut menjadi salah satu bentuk penerjemahan ajaran pimpinan OPSHID, “Fakta Bicara, bukan Bicara Tanpa Fakta.” Prinsip tersebut diwujudkan melalui aksi nyata yang menggabungkan nilai keimanan, kemanusiaan, dan kepedulian sosial.

Sementara itu, Andi Junaidi, PJ OPSHID Media Jakarta Utara, menegaskan bahwa rumah yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Rumah ini tidak hanya berhenti sebagai bangunan, namun juga sebagai warisan yang harus dijaga oleh penerimanya untuk meneruskan kemanfaatan dan kecintaannya kepada tanah air Indonesia,” pungkasnya.

Melalui pembangunan rumah gratis tersebut, OPSHID FKYME berupaya menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian sosial. Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat persatuan dan gotong royong dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (shl/mgy)

Baca juga:  DPK IWANI Kabupaten Pesawaran Salurkan Bantuan Ke Korban Musibah Rumah Roboh di Desa Kedondong
Editor: Nanda Hastedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™