Banner Top Up Produk Digital
AdvetorialBeritaDaerahLampung Selatan

SPPG 3T Bandar Agung Diresmikan, Bupati Egi Soroti Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

36
×

SPPG 3T Bandar Agung Diresmikan, Bupati Egi Soroti Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
SPPG 3T Bandar Agung Diresmikan, Bupati Egi Soroti Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

TINTA INFORMASI | LAMPUNG SELATAN – Senyum dan antusiasme anak-anak menyambut kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Bagi para siswa, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya menyediakan makanan bergizi. Program tersebut juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus meringankan pengeluaran uang jajan sehari-hari.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Respons positif itu terlihat ketika Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026).

Kehadiran SPPG tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pelayanan pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak yang berada di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

SPPG 3T Bandar Agung Resmi Beroperasi

Peresmian SPPG di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Radityo Egi Pratama bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Baca juga:  Lokasi Strategis Program Nasional, Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Desa Kunjir Lamsel

Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh tersebut diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah.

Perluasan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan jangkauan Program MBG sehingga manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat.

Saat berdialog dengan para siswa, Bupati Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui Program MBG.

Para siswa mengaku senang dengan menu yang diberikan. Selain mendapatkan makanan, mereka juga merasakan manfaat lain karena dapat menghemat uang jajan.

Mendengar jawaban tersebut, Egi kemudian mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program pemenuhan gizi tersebut.

“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.

Menurut Egi, antusiasme anak-anak menjadi salah satu gambaran penting mengenai penerimaan program oleh masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Namun demikian, ia menegaskan keberhasilan program tidak cukup hanya dilihat dari pelaksanaannya. Kualitas pelayanan serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat juga harus menjadi perhatian.

Karena itu, Egi mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi.

Baca juga:  Polisi Patroli Dini Hari, Temukan Warga Bawa Sajam dan Terlibat Narkoba di Candipuro

Ia juga meminta koordinasi dan pengawasan terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan tetap sesuai dengan tujuan program.

Bupati Egi Minta SPPG Jaga Kebersihan

Selain persoalan pemenuhan gizi, Bupati Egi turut menyoroti kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG.

Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.

“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.

Menurutnya, lingkungan SPPG yang bersih dan tertata juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan pemenuhan gizi yang berkualitas.

SPPG Berpotensi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Keberadaan SPPG di wilayah Sragi tidak hanya diharapkan memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak. Program tersebut juga dinilai berpotensi membuka ruang keterlibatan bagi pelaku usaha lokal.

Petani, peternak, serta pemasok bahan pangan di sekitar wilayah pelayanan berpeluang menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan SPPG.

Dengan keterlibatan tersebut, manfaat program diharapkan dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat secara lebih luas.

Baca juga:  Rangkaian Safari Ramadan 1447 H Lamsel Berakhir di Kec Ketapang Wabup Syaiful Anwar Serahkan Santunan dan Bantuan Masjid

Kemitraan dengan pelaku usaha lokal perlu dibangun secara saling menguntungkan dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, serta ketersediaan bahan pangan.

Dengan demikian, perluasan pelayanan pemenuhan gizi juga dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah SPPG.

Perluasan Akses Gizi untuk Anak di Wilayah 3T

Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.

Di sisi lain, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, serta pelaku usaha lokal diharapkan terus diperkuat.

Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus memastikan manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam aspek pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Dengan hadirnya SPPG 3T Bandar Agung, program pemenuhan gizi diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di Kabupaten Lampung Selatan. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™