Banner Top Up Produk Digital
BeritaSosial BudayaTanggamus

Bupati Tanggamus Dorong Peran Ulama Jaga Moral dan Kerukunan Umat

45
×

Bupati Tanggamus Dorong Peran Ulama Jaga Moral dan Kerukunan Umat

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanggamus Dorong Peran Ulama Jaga Moral dan Kerukunan Umat

TINTA INFORMASI, TANGGAMUS – Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menegaskan pentingnya peran ulama dan da’i sebagai garda terdepan dalam menjaga moral, etika, dan kerukunan masyarakat di tengah derasnya arus kehidupan yang semakin materialistis.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Da’i Wasathiyah Mewujudkan Dakwah Islam Rahmatan Lil’Alamin yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanggamus di Pekon Gisting Permai, Kecamatan Gisting, Kamis (30/7/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanggamus, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Camat Gisting, Kabag Kesra, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tanggamus.

Acara juga dihadiri unsur Forkopimda atau perwakilannya, anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, jajaran MUI, Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus, para alim ulama, da’i, tokoh adat, serta peserta kegiatan.

Mengawali sambutannya dengan sapaan dalam bahasa Lampung, Saleh Asnawi mengapresiasi MUI Kabupaten Tanggamus yang terus menguatkan dakwah Islam moderat atau wasathiyah sebagai upaya menjaga persatuan dan kerukunan umat.

Baca juga:  Bupati Tanggamus Lantik 12 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

“Saya mengucapkan terima kasih kepada MUI Kabupaten Tanggamus yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat penting ini. Saya juga mengapresiasi para da’i dan ulama yang selama ini konsisten merawat kerukunan umat melalui dakwah yang moderat,” ujar Saleh.

Menurutnya, dengan mayoritas penduduk Tanggamus beragama Islam, ulama dan da’i memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual masyarakat.

“Di tengah arus kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis, ulama dan da’i menjadi benteng pertahanan umat yang berada di garis terdepan dalam mengokohkan sendi-sendi moral, etika, dan spiritual,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai kebijakan pemerintah kerap bersinggungan dengan nilai-nilai agama maupun kearifan lokal. Karena itu, kehadiran tokoh agama dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas daerah melalui dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan menjadi teladan bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung setiap program dan kegiatan MUI dalam meningkatkan kemaslahatan umat Islam di Bumi Begawi Jejama yang kita cintai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meminta MUI berperan aktif membantu pemerintah mendeteksi secara dini berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat agar dapat diselesaikan sebelum memicu konflik yang lebih besar.

Baca juga:  Pemprov Lampung Ikuti Rakor Kemendagri untuk Percepatan Pembangunan Rumah, Pelayanan Kesehatan Gratis dan Pengendalian Inflasi

“Saya berharap pengurus MUI dapat membantu pemerintah daerah melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan umat di Kabupaten Tanggamus. Bangun komunikasi yang baik melalui Badan Kesbangpol maupun forum-forum Kerukunan Umat Beragama,” pesannya.

ADVERTISEMENT

Mengakhiri sambutannya, Saleh Asnawi secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Da’i Wasathiyah.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Penguatan Kapasitas Da’i Wasathiyah Mewujudkan Dakwah Islam Rahmatan Lil’Alamin secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™