Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerahPolri

Polres Tanggamus Bersihkan Abu Vulkanik, Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

58
×

Polres Tanggamus Bersihkan Abu Vulkanik, Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sebarkan artikel ini
Polres Tanggamus Bersihkan Abu Vulkanik, Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

TINTA INFORMASI, TANGGAMUS – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir membuat jajaran Polres Tanggamus meningkatkan kesiapsiagaan. Sebaran abu vulkanik telah dirasakan di sejumlah wilayah, terutama kawasan pesisir yang menghadap langsung ke Selat Sunda.

Sejumlah wilayah seperti Cukuh Balak, Limau, Kota Agung, Wonosobo, Pematang Sawa hingga Semaka menjadi perhatian lantaran secara geografis berada di kawasan pesisir Teluk Semaka.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Apabila arah angin membawa material erupsi ke wilayah tersebut, abu vulkanik berpotensi kembali menyelimuti lingkungan permukiman maupun ruas jalan yang dilalui masyarakat.

Material abu yang telah turun juga menempel di sejumlah jalan dan lingkungan warga. Kondisi ini menjadi persoalan tersendiri karena abu dapat kembali beterbangan ketika tertiup angin atau terangkat akibat aktivitas kendaraan yang melintas.

Merespons kondisi tersebut, Polres Tanggamus tidak hanya menyiapkan langkah antisipasi, tetapi juga turun langsung melakukan penanganan di lapangan.

Melalui Satuan Samapta, personel Polres Tanggamus sejak pagi melakukan penyiraman terhadap ruas jalan dan sejumlah area di sekitar Markas Polres Tanggamus yang terdampak abu vulkanik.

Baca juga:  Curas Pengemudi Truk di Wonosobo Tanggamus Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap

Penyiraman dilakukan untuk mengurangi debu yang berpotensi beterbangan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., mengatakan penyiraman dilakukan terhadap jalan di lingkungan Mapolres maupun sejumlah ruas jalan di sekitarnya yang digunakan masyarakat.

“Dari pagi kami telah melaksanakan kegiatan penyiraman abu sisa material di jalan-jalan yang terdampak daripada erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Rahmad.

Menurutnya, jajaran Polres Tanggamus juga tetap berada dalam posisi siaga untuk menghadapi kemungkinan perubahan kondisi akibat aktivitas erupsi.

Polres, kata dia, siap berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah pekon, TNI, pemadam kebakaran (Damkar), serta stakeholder terkait lainnya.

“Kami siap standby di Polres dan siap untuk bersinergi dengan stakeholder lain seperti Damkar, untuk melaksanakan kegiatan siaga bencana,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, koordinasi lintas sektor telah dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kesiapsiagaan tersebut mencakup kemungkinan penanganan di wilayah yang mengalami peningkatan sebaran abu maupun kondisi lain yang membutuhkan respons cepat.

Baca juga:  33 Personel Polres Tanggamus Ikuti Uji Kualifikasi Menembak untuk Pinjam Pakai Senpi Dinas

Kapolres berharap kegiatan penyiraman dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman sekaligus mengurangi keberadaan debu vulkanik di udara.

“Harapan kami, setelah dilaksanakan penyiraman ini dapat memberikan kenyamanan terhadap lingkungan, kemudian kebersihan daripada debu udara yang ditimbulkan erupsi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pembersihan tersebut juga menjadi langkah preventif untuk mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kemudian dapat menghindari atau mengurangi timbulnya penyakit setelah erupsi,” pungkasnya.

Dengan kondisi Gunung Anak Krakatau yang masih menjadi perhatian, masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap mengikuti informasi resmi dan arahan dari pihak berwenang. Kesiapsiagaan menjadi penting, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan pesisir Tanggamus yang berhadapan dengan Selat Sunda.

Bagi Polres Tanggamus, penanganan abu vulkanik bukan hanya perkara membersihkan jalan. Di balik lapisan debu yang menempel, ada kebutuhan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dan potensi dampak kesehatan maupun keselamatan dapat ditekan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™