Banner Top Up Produk Digital
BeritaInvestigasi

Kondisi Kantor Camat Tabir Ulu Nyaris Roboh Tanpa Perbaikan, Warga Desak Bupati Turun Tangan

150
×

Kondisi Kantor Camat Tabir Ulu Nyaris Roboh Tanpa Perbaikan, Warga Desak Bupati Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Kondisi Kantor Camat Tabir Ulu Nyaris Roboh Tanpa Perbaikan, Warga Desak Bupati Turun Tangan

TINTA INFORMASI, MERANGIN – Warga Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, melontarkan protes keras terhadap kondisi gedung Kantor Camat yang kini rusak parah dan terancam roboh. Bangunan yang seharusnya menjadi pusat pelayanan publik ini terbengkalai tanpa tersentuh perbaikan.

Situasi tersebut memicu kecurigaan publik terkait alokasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana yang semestinya mengalir setiap tahun.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Secara kasat mata, kerusakan gedung terlihat sangat membahayakan keselamatan. Dinding bangunan retak di berbagai sisi, struktur fisik tampak miring, dan beberapa material atap rawan ambrol.

Kendati bahaya mengintai setiap hari, pemerintah setempat belum menunjukkan tanda-tanda akan mengucurkan dana perbaikan. Akibatnya, masyarakat mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran daerah.

Berdasarkan regulasi, setiap pembangunan fasilitas publik—baik melalui APBD maupun APBN—wajib mengalokasikan anggaran perawatan berkala. Pemerintah daerah memiliki kewajiban hukum untuk merawat fasilitas negara agar pelayanan masyarakat berjalan optimal, bukan malah membiarkan aset publik hancur termakan waktu.

Oleh karena itu, masyarakat mendesak Bupati Merangin agar segera mengambil tindakan tegas melalui langkah-langkah konkret berikut:

Baca juga:  ‎Kemenag Kecolongan: Penyelewengan Anggaran MAN 1 Kota Agung Tembus Miliaran Rupiah‎
  • Inspeksi Lapangan: Turun langsung ke lokasi untuk meninjau ancaman keselamatan di Kantor Camat Tabir Ulu.
  • Audit Evaluasi: Memeriksa seluruh kondisi fisik gedung kantor kecamatan di wilayah Kabupaten Merangin secara menyeluruh.
  • Transparansi Anggaran: Memastikan dan mempublikasikan penggunaan alokasi dana pemeliharaan agar tepat sasaran.

Masyarakat menegaskan bahwa fasilitas publik yang layak mencerminkan keseriusan pemerintah dalam melayani rakyatnya. Jika pemerintah terus membiarkan kantor pelayanan rusak parah, kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola anggaran daerah dipastikan bakal runtuh. (hrn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™