BERITALampungTanggamus

Resmikan Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, Bupati Tanggamus Tegaskan Negara Harus Hadir hingga Wilayah Kepulauan

22
×

Resmikan Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, Bupati Tanggamus Tegaskan Negara Harus Hadir hingga Wilayah Kepulauan

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Tanggamus — Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir, kepulauan, dan daerah terpencil. Komitmen itu diwujudkan melalui peresmian operasional Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan, penyerahan ambulans untuk Puskesmas Putih Doh, pemberian penghargaan kepada puskesmas berprestasi, serta pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di UPTD Puskesmas Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Selasa, 23 Juni 2026.

Peresmian dipimpin langsung Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. Turut hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Yeni Rusli, Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus dr. Herry Novrizal, Kepala BNNK Tanggamus Diani Indramaya, anggota DPRD Tanggamus Rahman Agus, Iflah Haza, dan Ahmad Farid, Kepala Dinas Kominfo Suhartono.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Kemudian, Plt Kepala UPTD Puskesmas Putih Doh Nova Jumyana, Sekretaris Bapperida Feri Setiawan, Sekretaris Dinas PMD Lauyustis, Camat Cukuh Balak Alsep Rizam, Kabag Protokol Setdakab Tanggamus Hendra Ferry, para kepala OPD, kepala puskesmas se-Kabupaten Tanggamus, kepala pekon, tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat.

Baca juga:  Ketua Komnas Perlindungan Anak Mengecam Keras Atas Perundungan Anak Di Pesawaran

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pembangunan sektor kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Kondisi geografis bukan alasan untuk membatasi pelayanan kepada masyarakat. Justru karena tantangan itu, pemerintah harus hadir lebih dekat dan memastikan setiap warga memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang bermutu,” tegas Moh. Saleh Asnawi.

Menurutnya, kehadiran Puskesmas Rawat Inap Pulau Tabuan menjadi solusi bagi masyarakat kepulauan yang selama ini harus menempuh perjalanan laut sekitar satu hingga dua jam untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih lengkap.

“Ini adalah simbol kehadiran negara dan bentuk keberpihakan kepada masyarakat kepulauan. Fasilitas ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus yang berhasil menyelesaikan pembangunan dan rehabilitasi 11 fasilitas kesehatan pada 2025 serta melanjutkan 14 program pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan sepanjang 2026.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Tanggamus juga mencatat capaian positif Program Cek Kesehatan Gratis. Hingga 21 Juni 2026, sebanyak 246.100 warga atau 38,39 persen dari total sasaran telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, mendekati target tahunan sebesar 46 persen.

Baca juga:  Diduga Oknum SPPG Way Pengubuan Tak Distribusikan MBG ke Sekolah

“Saya berharap target 46 persen tahun ini dapat tercapai bahkan terlampaui. Capaian ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit terus meningkat,” kata Bupati.

Sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga menjalankan Program Bupati Tanggamus Health Excellence Award 2026. Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada puskesmas yang menunjukkan dedikasi, inovasi, dan capaian kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah pesisir, pegunungan, dan kepulauan. Menurutnya, para tenaga kesehatan tidak hanya menjalankan tugas memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga harapan masyarakat terhadap akses kesehatan yang layak.

“Saudara-saudara bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi sedang menjaga harapan masyarakat,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BNNK Tanggamus dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus tentang Program OPD Bersinar (Bersih dari Narkoba) sebagai upaya memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Baca juga:  Bank Bangkrut! 20 Bank di Indonesia Tutup hingga April 2025, Ini Daftarnya

“Saya berharap kerja sama ini menjadi contoh bagi seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya, karena dampaknya sangat merusak kesehatan, keluarga, dan masa depan bangsa,” pungkas Moh. Saleh Asnawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhideâ„¢