TINTA INFORMASI, TANGGAMUS — Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. melantik dan mengambil sumpah/janji sebanyak 78 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Rabu (26/8/2026). Pelantikan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Islamic Center Kotaagung.
Puluhan pejabat yang dilantik tersebut berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama), Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas hingga Kepala UPTD Puskesmas.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah serta para Camat.
Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa rotasi dan pelantikan pejabat merupakan bagian dari pembinaan sekaligus pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN).
Menurutnya, penataan jabatan juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, profesional dan berkesinambungan.
“Jabatan yang kalian emban bukanlah sekadar kedudukan dalam struktur organisasi. Di balik itu terdapat amanah dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan organisasi, tetapi juga kepada masyarakat dan tentunya kepada Allah SWT,” ujar Saleh Asnawi.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru menerima amanah agar menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme dan kedisiplinan. Selain itu, setiap kebijakan dan pekerjaan harus diarahkan pada kepentingan masyarakat.
Empat Pejabat JPT Pratama
Dalam pelantikan tersebut, empat pejabat mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Keempatnya yakni Arpin, S.Pd., M.M. sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik; Hendra Wijaya Mega, S.T., M.T., M.M. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; Dharma Saputra, S.E., M.H. sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM; serta Ir. Belli Pahlupi, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Bupati mengingatkan pejabat pimpinan tinggi pratama agar tidak terjebak pada rutinitas birokrasi. Ia meminta mereka mampu membaca persoalan secara menyeluruh, melihat tantangan ke depan dan melahirkan inovasi.
“Jangan hanya berorientasi pada rutinitas. Saudara harus mampu melihat persoalan secara lebih luas, membaca tantangan ke depan, membangun inovasi, serta memastikan seluruh jajaran bekerja dalam satu arah dan satu tujuan,” tegasnya.
14 Camat Mendapat Amanah Baru
Dari total 78 pejabat yang dilantik, sebanyak 14 orang mendapat amanah sebagai camat di sejumlah wilayah Kabupaten Tanggamus.
Mereka adalah:
- Ali Imron, S.H., M.M. — Camat Wonosobo.
- Aguslan, S.Sos. — Camat Cukuh Balak.
- Eko Setiono, S.E., M.M. — Camat Gisting.
- Iskandar, S.Ag., M.Pdi. — Camat Kelumbayan.
- Nurdiansyah, S.STP., M.Si. — Camat Kelumbayan Barat.
- Edi Yulian, S.E., M.M. — Camat Pematang Sawa.
- Romas Yadi, S.Sos., M.M. — Camat Pugung.
- Yusmanto Agung, S.E. — Camat Semaka.
- Joni Repi, S.E., M.M. — Camat Pulau Panggung.
- Senen, S.P., S.Pd. — Camat Sumberejo.
- Edwin Syah, S.E., M.M. — Camat Air Naningan.
- Enie Yusnita Linda, S.E. — Camat Ulu Belu.
- Sujono, S.E. — Camat Bandar Negeri Semuong.
- Sarif Hidayat Bangsawan, S.STP., M.Si. — Camat Kota Agung Barat.
Bupati Saleh Asnawi memberikan perhatian khusus kepada para camat karena posisi tersebut memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.
Camat, kata dia, tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi koordinator pemerintahan sekaligus pelaksana sebagian kewenangan yang dilimpahkan oleh bupati.
“Camat memiliki peran strategis sebagai koordinator yang akan mengkoordinasikan seluruh elemen pemerintahan di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Untuk meningkatkan kemampuan para camat, Bupati juga meminta mereka segera mengikuti Pelatihan Kepamongprajaan. Pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan keterampilan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pejabat Administrator dan Pengawas
Sejumlah pejabat administrator dan pengawas juga menerima amanah baru dalam pelantikan tersebut.
Di antaranya Riswanda Djunaidi, S.E., M.M. sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja; Ristika Trianita, S.STP., M.Si. sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga; Henri Fatra, S.T., M.M. sebagai Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral pada Dinas Tenaga Kerja.
Kemudian Ricardo Putrayasa, S.A.B. sebagai Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Dhani Riza Efriansyah, S.T. dipercaya sebagai Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Erlan Deni Saputra, S.Sos., M.M. menjadi Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur pada Satuan Polisi Pamong Praja.
Berikutnya, Nauval, S.Sos. menjabat Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura; Syafrizal, S.Pd.I., M.Pd. sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; serta Gigih Rudiansyah, S.E. sebagai Kepala Bidang Persandian pada Dinas Komunikasi dan Informatika.
Ovi Ariansyah, S.IP. mendapat tugas sebagai Kepala Bidang Kearsipan Dokumentasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.
Sementara itu, Bambang Probo Sampurno, S.STP., M.Si. menjadi Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga. Lutfi Sobri, S.Pi., M.Si. dipercaya sebagai Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan.
Adapun Rodiyal, S.E. dilantik sebagai Kepala Bidang Pengawasan Perikanan pada Dinas Perikanan, sedangkan Jauhari, S.E. menjabat Kepala Bidang Penunjang dan Sarana Prasarana pada RSUD Batin Mangunang.
Selain sejumlah nama tersebut, pelantikan juga mencakup sekretaris kecamatan, kepala UPTD, kepala seksi, kepala subbagian dan sejumlah jabatan lainnya sehingga keseluruhan mencapai 78 pejabat.
13 Kepala UPTD Puskesmas
Rotasi dan pengisian jabatan juga menyentuh sektor pelayanan kesehatan. Sebanyak 13 Kepala UPTD Puskesmas turut dilantik dalam kesempatan tersebut.
Mereka terdiri dari Beny Heranista, S.Tr.Keb. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Air Naningan; Bdn. Maritha, S.ST. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Kota Agung; dr. Inten Kumala Sari sebagai Kepala UPTD Puskesmas Gisting; serta Fran Adrian, S.Kep. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Wonosobo.
Selanjutnya Ns. Meli Sugiarti, S.Kep., M.M. dipercaya memimpin UPTD Puskesmas Gunung Sari. Supriyanto, S.K.M. menjadi Kepala UPTD Puskesmas Ngarip, sedangkan Eni Sapriani MD, SST., M.Kes. menjabat Kepala UPTD Puskesmas Margoyoso.
Bdn. Diana, S.Tr.Keb. dilantik sebagai Kepala UPTD Puskesmas Martanda dan dr. Tri Ayuni Laraswati sebagai Kepala UPTD Puskesmas Way Nipah.
Kemudian dr. Indah Pratiwi, S.Ked. menjadi Kepala UPTD Puskesmas Talang Padang; dr. Vinda Rhendia sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sanggi; dr. Ice Malahani Indha Wulan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Bulok Sukamara; serta dr. Neli Widiastuti, M.M. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sumanda.
Khusus bagi para kepala puskesmas, Bupati meminta agar mereka segera meningkatkan kapasitas manajerial melalui Pelatihan Manajemen Puskesmas.
Bupati juga menginstruksikan BKPSDM bersama Dinas Kesehatan untuk memfasilitasi pelaksanaan pelatihan tersebut.
Perkuat Budaya Kerja “Jalan Lurus”
Di penghujung sambutannya, Saleh Asnawi menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.
Ia menekankan empat hal utama, yakni menjaga integritas, loyalitas dan profesionalisme, memperkuat budaya kerja “Jalan Lurus”, meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi, percepatan kinerja dan pemanfaatan teknologi informasi, serta membangun sinergi bersama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
Bupati mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi atau kewenangan. Setiap jabatan membawa tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Bekerja dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab dan istiqomah dalam pengabdian,” pesannya.
Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat memberikan dedikasi terbaik untuk Kabupaten Tanggamus. Dengan semangat kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan, para pejabat diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pemerintahan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Laksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab, berikan dedikasi dan loyalitas terbaik,” pungkas Saleh Asnawi. (**)
