TINTA INFORMASI, TANGGAMUS – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam siring atau parit di pinggir Jalan Lintas Barat, Pekon Suka Bandung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Senin (3/8/2026). Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan menduga korban meninggal setelah terjatuh ke dalam siring.
Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, korban diketahui bernama Poniman (55), warga Dusun Sidomulyo Timur, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu.
Berdasarkan hasil identifikasi, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, antara lain sandal, karung plastik, topi, botol air mineral, celana panjang berwarna hitam yang telah sobek, plastik bekas makanan, serta popok sekali pakai.
“Korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), di lokasi kami menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya sandal, karung plastik, topi, botol air mineral, celana panjang hitam yang telah sobek-sobek, plastik sisa makanan, dan bekas popok sekali pakai,” kata Iptu Harunur.
Kapolsek menjelaskan, jenazah korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, sejumlah saksi sempat melihat korban berada di sekitar lokasi sejak pagi hari.
Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 09.00 WIB korban terlihat duduk di dekat siring sambil bersandar di gerbang besi dan memegang botol air mineral. Korban tampak menundukkan kepala sambil memegangi kepalanya. Sekitar pukul 10.00 WIB, dua pelajar yang melintas masih melihat korban berdiri di tepi siring.
Beberapa saat kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB, warga menemukan korban sudah tergeletak di dalam siring sedalam kurang lebih setengah meter yang tergenang air. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Talang Padang.
Hasil pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari sebuah bengkel di sekitar lokasi memperlihatkan korban duduk di pinggir siring sebelum akhirnya terjatuh.
“Dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV sebuah bengkel yang mengarah ke Jalan Lintas Barat, korban terlihat duduk di pinggir siring dan sekitar pukul 10.17 WIB terlihat terjatuh ke dalam siring,” jelas Kapolsek.
Pemeriksaan medis yang dilakukan dokter jaga UPT Puskesmas Talang Padang tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka yang ditemukan hanya berupa lecet pada siku kiri dan kaki kiri yang diduga akibat benturan saat terjatuh.
Hasil visum luar yang dilakukan di RSUD Batin Mangunang Kotaagung juga menyimpulkan tidak terdapat indikasi kekerasan. Korban diduga meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam siring dengan posisi wajah tertutup air dan lumpur.
“Visum luar di RSUD Batin Mangunang Kotaagung juga menyimpulkan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam siring dengan posisi wajah tertutup air dan lumpur,” ungkap Iptu Harunur.
Berdasarkan keterangan keluarga, Poniman telah mengalami gangguan kejiwaan selama kurang lebih 25 tahun. Adik kandung korban, Pardiyono, menyebut korban juga kerap mengalami kejang yang diduga berkaitan dengan epilepsi serta sering meninggalkan rumah tanpa memberi tahu keluarga.
Pihak keluarga menerima hasil pemeriksaan kepolisian dan menyatakan menolak dilakukan autopsi dengan menandatangani surat pernyataan resmi. Setelah proses visum luar selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (**)

