Banner Top Up Produk Digital
BeritaTanggamus

Polres Tanggamus Selidiki Aksi Ugal-ugalan Mobil Dinas Berpelat Merah

37
×

Polres Tanggamus Selidiki Aksi Ugal-ugalan Mobil Dinas Berpelat Merah

Sebarkan artikel ini
Polres Tanggamus Selidiki Aksi Ugal-ugalan Mobil Dinas Berpelat Merah

TINTA INFORMASI, Lampung – Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus masih menyelidiki video viral yang memperlihatkan sebuah mobil dinas Toyota Innova Reborn berpelat merah BE 1554 XZ diduga melaju secara ugal-ugalan hingga membahayakan pengguna jalan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Kabupaten Tanggamus.

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti video tersebut dengan melakukan penyelidikan, mengecek lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkomunikasi dengan pengunggah video.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

“Kami telah melakukan penyelidikan. Anggota juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga menjadi jalan sebagaimana dalam video,” kata Rudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Senin (27/7/2026).

Polisi juga mendatangi sebuah Rumah Makan Padang di wilayah Pekon Kota Agung Timur yang berada di sekitar lokasi kejadian. Pegawai rumah makan dimintai keterangan untuk mencocokkan kronologi sekaligus mencari saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Anggota juga meminta keterangan dari pegawai Rumah Makan Padang di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi serta mencari saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Tanggamus Perkuat Sinergi dengan Notaris dan PPAT Tingkatkan PAD

Selain itu, Satlantas Polres Tanggamus telah berkomunikasi dengan pengunggah video bernama Andre untuk menggali informasi terkait kejadian tersebut.

Rudi mengatakan, Andre tidak membuat laporan polisi karena insiden tersebut tidak sampai menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Namun, berdasarkan keterangannya, sang istri sempat terbentur ketika kendaraan mereka diduga dipepet oleh mobil tersebut.

“Korban tidak membuat laporan karena tidak ada kecelakaan. Hanya menurut keterangannya, istrinya sempat terbentur saat kendaraan mereka dipepet,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan lokasi yang disebut dalam video berada di Jalan Lintas Barat wilayah Pekon Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.

Polisi juga belum menemukan adanya kecelakaan lalu lintas yang menjadi dampak langsung dari peristiwa tersebut.

“Menurut pengunggah video, kejadiannya di Jalan Lintas Barat wilayah Pekon Kota Agung Timur. Dari hasil pengecekan sementara juga tidak ditemukan adanya dampak kecelakaan akibat peristiwa tersebut,” kata Rudi.

Menurut keterangan Andre, peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, Andre bersama istri dan anaknya melintas dari arah Simpang Kagungan menuju Kota Agung.

Baca juga:  Wabup Tanggamus Tinjau Hasil Penertiban Pasar Gisting, Pedagang Dinilai Semakin Tertib
ADVERTISEMENT

Dalam perjalanan, kedua kendaraan diduga sempat terlibat aksi saling mendahului. Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman antara kedua pengemudi hingga kendaraan beberapa kali berada dalam posisi berdekatan.

Merasa khawatir terhadap keselamatan keluarganya, Andre kemudian merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial sebagai informasi kepada masyarakat.

Meski demikian, Andre tidak membuat laporan polisi karena tidak terjadi kecelakaan lalu lintas dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

“Berdasarkan keterangan Andre, kami menduga peristiwa tersebut dipicu adanya kesalahpahaman antara kedua pengemudi. Untuk itu, kedua belah pihak akan kami pertemukan guna dilakukan klarifikasi sehingga duduk persoalannya menjadi jelas,” ujar Rudi.

Sementara terkait kendaraan Toyota Innova Reborn berpelat merah BE 1554 XZ, Kasat Lantas menyebut hasil penyelidikan sementara menunjukkan kendaraan tersebut diduga merupakan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Namun, kendaraan tersebut saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Tanggamus sehingga polisi masih melakukan penelusuran untuk memastikan keberadaan kendaraan maupun pihak yang menggunakannya.

“Untuk memastikan siapa pengemudi maupun penggunaan kendaraan tersebut, kami persilakan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Kami juga akan terus mendalami perkara ini agar fakta yang sebenarnya dapat diketahui,” tandasnya.

Baca juga:  Kepala Pekon di Air Naningan Desak Transparansi Seleksi Siswa SMAN 1 Air Naningan

Rudi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengedepankan etika dan keselamatan dalam berlalu lintas. Pengendara juga diminta tidak mudah terpancing emosi serta menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme hukum apabila merasa dirugikan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan sampai persoalan di jalan berkembang menjadi tindakan yang justru membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™