Banner Top Up Produk Digital
Berita

14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Dorong ASN Perkuat Integritas dan Profesionalisme Birokrasi

37
×

14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Dorong ASN Perkuat Integritas dan Profesionalisme Birokrasi

Sebarkan artikel ini
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Dorong ASN Perkuat Integritas dan Profesionalisme Birokrasi

TINTA INFORMASI, JATINANGOR — Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XIX yang tergabung dalam D19DAYA menegaskan komitmennya untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) di tengah tuntutan birokrasi yang terus berkembang.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional 14 Tahun Pengabdian Purna Praja IPDN Angkatan XIX bertajuk “Integritas dan Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara Masa Kini” yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Minggu (6/9/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan 14 tahun pengabdian D19DAYA sekaligus menjadi momentum refleksi bagi para alumni untuk memperkuat nilai integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Umum D19DAYA, Sahrulyadi, S.STP., M.A.P., mengatakan perjalanan 14 tahun pengabdian menjadi momentum untuk mengevaluasi kontribusi alumni sekaligus memperkuat tekad memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Integritas bukan sekadar ucapan. Integritas adalah keberanian untuk tetap jujur ketika tidak ada yang melihat, konsistensi antara perkataan dan perbuatan, serta menggunakan kewenangan semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” ujar Sahrulyadi.

Baca juga:  Isu Administrasi Mencuat, Camat Way Ratai Turun Langsung dan Minta Lima Aparatur Desa Sumber Jaya Mundur

Ia menilai integritas harus berjalan seiring dengan budaya kerja yang diwujudkan melalui kedisiplinan, peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta kolaborasi.

Menurutnya, nilai tersebut sejalan dengan core values ASN BerAKHLAK yang menjadi salah satu fondasi dalam membangun aparatur yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

D19DAYA juga mendorong para anggotanya menjadi ASN yang tangguh, unggul, dan mampu memberikan inspirasi. Ketangguhan diperlukan untuk menjaga integritas sekaligus menghadapi tantangan birokrasi, sedangkan keunggulan diwujudkan melalui kompetensi dan inovasi. Sementara itu, sikap menginspirasi tercermin dari keteladanan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam seminar turut memperkuat pembahasan mengenai integritas dan upaya pencegahan korupsi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Melalui perspektif penegakan hukum dan pengalaman dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, peserta diajak memahami bahwa integritas ASN tidak sebatas kepatuhan terhadap regulasi. Integritas juga menuntut keberanian untuk menolak penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, serta berbagai praktik yang berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat.

Selain membahas integritas ASN, D19DAYA menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap almamater IPDN.

Baca juga:  Kajati Sumsel Resmikan Kantor Baru Kejari OKI untuk Tingkatkan Pelayanan Hukum

Sejak menyelesaikan pendidikan pada 2012, alumni IPDN Angkatan XIX telah mengambil peran dalam berbagai bidang di lingkungan IPDN, mulai dari dosen, pejabat struktural, pejabat fungsional hingga sejumlah posisi strategis lainnya.

ADVERTISEMENT

Kontribusi tersebut menjadi perwujudan semangat “dari almamater, kembali untuk almamater”. Bagi D19DAYA, pengabdian alumni tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi terus berlanjut melalui berbagai bidang tugas dan kontribusi.

Seminar nasional tersebut turut dihadiri Wakil Rektor IPDN Bidang Hukum, Kerja Sama dan Kepegawaian, Dr. Bernhard Rondonuwu, S.Sos., M.Si., serta Penyidik Tindak Pidana Korupsi KPK RI, Lukman Hamdani, S.STP., M.A.P., yang hadir sebagai narasumber.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara alumni, IPDN, dan KPK RI untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya integritas dan budaya kerja dalam menciptakan birokrasi yang bersih, profesional, adaptif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Semangat pengabdian harus terus kita jaga. Mari memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional serta berpihak kepada masyarakat,” kata Sahrulyadi.

Memasuki tahun ke-14 pengabdian, D19DAYA menegaskan akan terus mengambil peran dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mendorong terbentuknya budaya kerja ASN yang berintegritas, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman. (**)

Baca juga:  Bupati Lamsel (Egi) Tinjau Langsung Banjir Rendam Fly Over Natar Pastikan Normalisasi Gorong-Gorong Cepat dan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™